BADAR.CO.ID

SUASANA HARU DAN KHIDMAT, BUPATI ASAHAN LEPAS 241 JAMAAH HAJI KLOTER 7 TAHUN 2026 MENUJU TANAH SUCI

Badar.co.id
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. memberikan sambutan dan arahan sekaligus melepas keberangkatan 241 jamaah haji Kloter 7 Tahun 2026 dalam acara yang berlangsung khidmat di Pendopo Gedung Tahfiz Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran, Selasa dini hari (28/4/2026). Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pejabat daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah yang turut mendoakan kelancaran ibadah mereka.

ASAHAN | BADAR.CO.ID – Suasana yang sarat makna religius, haru sekaligus bahagia menyelimuti prosesi pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Asahan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Acara yang berlangsung di Pendopo Gedung Tahfiz Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran, Selasa dini hari, 28 April 2026, sekira pukul 02.58 WIB itu dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., sebagai wujud perhatian dan kebanggaan pemerintah daerah terhadap warganya yang berkesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah dan tokoh masyarakat. Turut hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Zainal Arifin Sinaga, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan beserta para Staf Ahli, Kepala Bagian, para Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan, Ketua Lembaga Pembinaan Iman dan Taqwa (Imtaq), tokoh agama, keluarga dan kerabat jamaah, serta tamu undangan lainnya yang hadir memberikan doa restu dan dukungan.

Sebanyak 241 orang jamaah dilepas dalam keberangkatan kali ini, yang terdiri dari 105 orang laki-laki dan 136 orang perempuan. Mereka merupakan bagian dari total 247 jamaah haji asal Kabupaten Asahan yang diberangkatkan secara bertahap melalui berbagai kloter pada musim haji tahun ini. Keberangkatan secara berkelompok ini menjadi bagian dari pengaturan nasional yang disusun untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran perjalanan serta pelayanan bagi seluruh jamaah Indonesia.

 

KUOTA BERTAMBAH, KESEMPATAN SEMAKIN LUAS

Dalam sambutan sekaligus arahannya, Bupati Asahan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada masyarakat Asahan untuk menunaikan ibadah haji. Beliau menjelaskan bahwa awalnya Kabupaten Asahan mendapatkan alokasi kuota sebanyak 243 orang, namun berkat upaya dan koordinasi yang baik dengan pihak berwenang di tingkat provinsi maupun pusat, daerah ini kemudian mendapatkan tambahan kuota sehingga jumlah keseluruhan menjadi 247 orang.

“Kita patut bersyukur atas karunia ini. Awalnya kita mendapat jatah 243 orang, kemudian ada tambahan sehingga menjadi 247 orang. Tambahan ini tentu menjadi kabar gembira, karena semakin banyak warga kita yang mendapatkan kesempatan emas ini, yang mungkin sudah dinantikan selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun lamanya,” ujar Bupati Taufik Zainal Abidin di hadapan seluruh hadirin.

Menurutnya, penambahan kuota tersebut merupakan bukti bahwa pemerintah pusat terus berupaya memperluas akses dan kesempatan bagi umat Islam di seluruh wilayah Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji sesuai kemampuan dan antrian yang telah ditetapkan. Perbedaan waktu keberangkatan yang terbagi dalam beberapa kloter, lanjut beliau, merupakan penyesuaian teknis yang disesuaikan dengan kapasitas penerbangan, tempat tinggal, serta pengaturan pelayanan di Tanah Suci, sehingga hal ini tidak perlu dikhawatirkan dan justru bertujuan agar semua kebutuhan jamaah dapat terlayani dengan maksimal.

PESAN DAN DOA AGAR IBADAH BERJALAN LANCAR DAN MABRUR

Di samping menyampaikan rasa syukur, Bupati Asahan juga menyampaikan pesan-pesan penting yang diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh jamaah selama melaksanakan perjalanan dan ibadah di Tanah Suci. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah menjaga kesehatan fisik dan mental, mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan tenaga, ketahanan tubuh, dan kesabaran yang cukup besar, apalagi dengan perbedaan iklim dan lingkungan yang cukup jauh dengan kondisi di daerah asal.

“Jaga selalu kesehatan Bapak Ibu sekalian, karena kesehatan adalah modal utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan sempurna. Selain itu, jaga pula kekompakan, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan antar sesama jamaah. Saling tolong-menolong, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta saling mendoakan adalah kunci agar perjalanan ini menjadi penuh berkah dan makna,” pesannya.

Beliau juga mengingatkan agar seluruh jamaah senantiasa menggunakan identitas resmi yang telah disediakan, baik berupa kartu tanda jamaah maupun atribut lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengawasan, pendataan, serta pelayanan dari pihak penyelenggara apabila nantinya ditemukan kendala atau membutuhkan bantuan selama berada di perjalanan maupun di lokasi ibadah.

“Gunakanlah identitas yang telah diberikan, agar petugas dengan mudah mengenali dan membantu apabila ada hal-hal yang dibutuhkan. Ikuti selalu arahan dan petunjuk dari pemandu serta petugas yang mendampingi, karena mereka telah dibekali pengetahuan dan pengalaman untuk memastikan perjalanan Bapak Ibu berjalan dengan baik,” tambahnya.

Di penghujung sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan doa tulus agar seluruh jamaah diberikan kemudahan, kelancaran, dan kekuatan dalam menjalankan seluruh rukun dan sunnah haji. Beliau berharap mereka dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat, serta membawa predikat sebagai haji yang mabrur—yakni haji yang diterima oleh Allah SWT, membawa perubahan perilaku yang lebih baik, serta menjadi teladan yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

“Kami sekeluarga besar Pemerintah Kabupaten Asahan turut mendoakan, semoga langkah Bapak Ibu sekalian senantiasa diberkahi, perjalanan diberikan keselamatan, ibadah diterima di sisi-Nya, dan kembali ke tanah air dengan membawa kemuliaan serta kebahagiaan dunia dan akhirat,” pungkasnya.

JADWAL KEBERANGKATAN DAN RANGKAIAN PERJALANAN

Terkait jadwal perjalanan, jamaah yang tergabung dalam Kloter 7 dijadwalkan akan tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan pada pukul 06.50 WIB di hari yang sama, untuk kemudian melakukan persiapan akhir, pemeriksaan administrasi, dan pemberangkatan. Keberangkatan resmi menuju Kota Madinah, Arab Saudi, direncanakan berlangsung pada tanggal 29 April 2026 pukul 07.05 WIB, dengan rombongan yang digabungkan bersama jamaah asal Kota Medan.

Setibanya di Madinah, para jamaah akan terlebih dahulu melaksanakan ziarah dan ibadah di kota yang penuh sejarah tersebut, sebelum kemudian bergerak menuju Kota Mekkah untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh otoritas penyelenggara ibadah haji Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia.

Sementara itu, jamaah asal Kabupaten Asahan lainnya yang tergabung dalam kloter yang berbeda akan diberangkatkan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah disusun dan diumumkan kepada masing-masing peserta. Pemerintah daerah melalui instansi terkait terus memantau perkembangan dan memberikan pendampingan hingga seluruh jamaah diberangkatkan dengan aman dan nyaman.

Kehadiran seluruh unsur pimpinan daerah dalam acara pelepasan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus memberikan perhatian penuh terhadap penyelenggaraan ibadah haji, baik dalam tahap persiapan, pemberangkatan, maupun pasca kepulangan jamaah nantinya. Kegiatan ini berakhir dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, diiringi suasana haru yang mendalam, sebagai tanda keikhlasan melepas sekaligus harapan agar mereka kembali dalam keadaan yang lebih baik dan mulia.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama