![]() |
| Suasana Khidmat Pelepasan Jemaah Haji Batu Bara, Bupati Pimpin Prosesi Tepung Tawar. |
BATU BARA – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Kantor Bupati Batu Bara, Selasa (20/04/2026), pagi hingga siang hari. Ribuan doa dipanjatkan dalam acara Tepung Tawar Pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Batu Bara Tahun 1447 H / 2026 M yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB.
Tradisi adat Melayu yang kental ini menjadi simbol harapan dan restu bagi para calon jemaah sebelum mereka berangkat menunaikan ibadah suci ke Tanah Haram, Mekkah.
Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si. Turut hadir pula Kapolres Batu Bara yang diwakili oleh Wakapolres, Kompol Supendi, S.H., M.H, serta jajaran unsur Forkopimda lainnya, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar para jemaah.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an untuk membuka acara dengan keberkahan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Ketua Ikatan Persatuan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Batu Bara serta Kepala Kantor Kementerian Agama setempat.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan kegiatan sosial berupa penyerahan santunan kepada 20 anak yatim piatu. Selain itu, dilakukan pula prosesi penyerahan kacu dan selempang secara simbolis kepada para perwakilan jemaah calon haji sebagai tanda resmi keberangkatan mereka.
Inti Acara: Prosesi Tepung Tawar
Puncak dari seluruh rangkaian kegiatan adalah prosesi adat Tepung Tawar yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Baharuddin Siagian bersama unsur Forkopimda. Prosesi ini dilakukan dengan penuh khusyuk sebagai wujud doa restu.
Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa Tepung Tawar bukan sekadar seremonial, melainkan tradisi luhur masyarakat Melayu yang mengandung makna rasa syukur yang mendalam.
“Tepung tawar ini merupakan tradisi kita sebagai bentuk doa agar seluruh jemaah diberikan keberkahan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci,” ujar Bupati.
Lebih jauh, Bupati juga berpesan agar momen kebersamaan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama jemaah.
“Momentum ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan, sehingga dapat saling membantu dan mengingatkan selama menjalankan ibadah nanti,” tambahnya.
Pesan untuk Jemaah
Bupati Baharuddin juga memberikan pesan khusus kepada seluruh calon jemaah. Ia mengimbau agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan, menjaga pola makan, serta selalu menjaga perilaku dan akhlak selama berada di tanah perantauan.
“Jagalah kesehatan, jagalah perilaku. Kami berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan tenang, tertib, dan sempurna, serta pulang kembali ke tanah air dengan membawa predikat Haji Mabrur,” tegasnya.
Acara ditutup dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Zulkarnain Siregar, Lc, memohon keselamatan dan kelancaran untuk seluruh rombongan.
Data Jemaah dan Keamanan
Berdasarkan data yang diterima, Kabupaten Batu Bara tahun ini memberangkatkan jemaah melalui Kloter 4 dengan total keseluruhan sebanyak 193 orang.
Rinciannya terdiri dari 188 jemaah, yang terbagi menjadi 114 orang perempuan dan 74 orang laki-laki, serta didampingi oleh 5 orang petugas haji. Rencananya, keberangkatan para jemaah ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 24 April 2026 mendatang.
Sementara itu, Polres Batu Bara melalui kehadiran Wakapolres memastikan pengamanan kegiatan berjalan maksimal. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga acara resmi ditutup sekitar pukul 12.00 WIB.

