BATU BARA | BADAR.CO.ID – Komitmen tinggi terhadap pengembangan diri dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kembali ditunjukkan oleh Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. Melalui kerja keras, ketekunan, dan dedikasi yang luar biasa, beliau berhasil meraih gelar Doktor (S3) pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan.
Pencapaian gemilang ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga besarnya, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa seorang pemimpin daerah mampu menyeimbangkan tugas pemerintahan dengan tanggung jawab akademik, sekaligus menjadi inspirasi nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Batu Bara untuk terus mengejar pendidikan setinggi-tingginya.
Prosesi Sidang Terbuka yang Khidmat
Prosesi wisuda dan pengukuhan gelar doktor dilaksanakan melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor yang berlangsung secara khidmat di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Kampus II UIN Sumatera Utara, Jalan Willem Iskandar, pada hari Selasa, 28 April 2026.
Acara yang dipimpin langsung oleh Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah. Hadir memberikan dukungan, antara lain Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh. Sekda) Kabupaten Batu Bara, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Bupati Deli Serdang yang juga menjabat sebagai Bendahara Partai Gerindra. Kehadiran mereka menambah kehangatan dan kebanggaan tersendiri dalam momen bersejarah tersebut.
Sidang promosi doktor ini dihadiri juga oleh tim penguji yang terdiri dari akademisi dan pakar di bidangnya. Dewan penguji terdiri dari Penguji Eksternal Dr. Tappil Rambe, M.Si., Penguji Lintas Disiplin Prof. Dr. Candra Wijaya, M.Pd., serta Penguji Internal Dr. Hasnun Jauhari Ritonga, M.A. dan Dr. Abdul Karim Batubara, M.A. Sementara itu, Tim Promotor yang membimbing penulisan disertasi terdiri dari Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag., dan Dr. Anang Anas Azhar, M.A.
Disertasi Mengangkat Tema Relevan, Raih Nilai Sempurna A+
Dalam sidang tersebut, H. Baharuddin Siagian dengan NIM 4004233018 mempertahankan disertasinya yang berjudul “Komunikasi Politik Identitas Berbasis Agama dan Budaya di Media Sosial dalam Pemilihan Bupati di Kabupaten Batu Bara Tahun 2024”.
Sekretaris Sidang, Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag., dalam pembacaan keputusan sidang menyampaikan bahwa karya ilmiah yang disusun Bupati Baharuddin dinilai sangat berkualitas, orisinal, dan memberikan kontribusi pemikiran yang signifikan terhadap ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang komunikasi politik dan dakwah.
Disertasi ini secara khusus mengkaji bagaimana nilai-nilai agama dan budaya dijadikan sebagai basis identitas dalam komunikasi politik yang dilakukan melalui platform media sosial pada kontestasi politik tahun 2024 lalu. Penelitian ini dianggap sangat relevan dengan kondisi sosial-politik masyarakat saat ini di mana media sosial memiliki pengaruh yang sangat besar.
Berkat kedalaman analisis, metodologi yang tepat, dan kualitas tulisan yang sangat memuaskan, tim penguji dengan bulat memberikan nilai tertinggi. H. Baharuddin Siagian dinyatakan LULUS dengan predikat Sangat Memuaskan dan memperoleh nilai A+ dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,78. Beliau juga tercatat secara resmi sebagai Doktor ke-178 yang berhasil diwisuda pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam di UINSU Medan.
Pesan Moral dan Inspirasi bagi Generasi Muda
Dalam sambutannya usai pengukuhan gelar, Bupati Baharuddin Siagian tampak penuh haru menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Allah SWT, serta kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya hingga mencapai puncak ini.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada kedua orang tua, terutama ibunda tercinta, serta istri dan keluarga yang senantiasa memberikan doa restu, dukungan moril maupun materiil, serta kesabaran yang luar biasa selama beliau menempuh pendidikan sambil menjalankan amanah sebagai kepala daerah.
“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan kemudahan dan kekuatan hingga saya dapat menyelesaikan pendidikan ini. Terima kasih yang tak terhingga kepada promotor, penguji, seluruh civitas akademika UINSU, rekan-rekan pejabat, dan seluruh keluarga besar Pemerintah Kabupaten Batu Bara atas dukungannya. Terima kasih juga kepada istri dan anak-anak yang selalu menjadi penyemangat,” ujar Bupati Baharuddin dengan nada yang dalam.
Lebih jauh, Bupati yang juga dikenal dekat dengan masyarakat ini menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bentuk komitmen nyata terhadap pentingnya pendidikan. Ia berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Batu Bara agar tidak pernah merasa puas dan terus berusaha meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.
“Pendidikan adalah kunci untuk membuka wawasan dan meningkatkan daya saing. Generasi muda harus menjadi pribadi yang cerdas dan berdaya saing agar mampu memberikan kontribusi terbaik di mana pun berada. Jangan pernah lelah untuk belajar, karena ilmu akan membawa kita pada kemajuan dan kejayaan,” tegasnya.
Bupati juga menambahkan bahwa ilmu yang diperolehnya ini akan diimplementasikan dalam kepemimpinannya, khususnya dalam membuat kebijakan-kebijakan yang berbasis pada nilai-nilai agama, budaya, dan komunikasi yang efektif demi kemajuan Kabupaten Batu Bara yang lebih baik dan sejahtera.
Bukti Dedikasi dan Keteladanan
Keberhasilan H. Baharuddin Siagian meraih gelar doktor dengan predikat membanggakan ini menjadi bukti nyata dedikasi seorang pemimpin yang tidak hanya fokus pada urusan pemerintahan, tetapi juga terus mengembangkan kapasitas keilmuan. Hal ini tentu menjadi contoh teladan (role model) yang sangat baik bagi seluruh ASN, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk terus berprestasi dan mengutamakan pendidikan.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ucapan selamat dari seluruh hadirin, menandai awal baru perjalanan beliau sebagai seorang Doktor yang siap mengabdikan ilmunya untuk agama, masyarakat, dan negara.

