![]() |
| Bupati Batu Bara Menegaskan Pentingnya Sinkronisasi Perencanaan untuk Pembangunan Berkelanjutan. |
Batu Bara, Sumatera Utara - Bupati Kabupaten Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata. Penegasan ini disampaikan saat membuka Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batu Bara Tahun 2027 di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (23/2/2026).
Dalam arahannya, Bupati Baharuddin menyampaikan bahwa sinkronisasi perencanaan sangat diperlukan agar program pembangunan nasional selaras dengan kebutuhan serta potensi daerah. Dengan perencanaan yang terintegrasi, pelaksanaan program pembangunan diharapkan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Menurutnya, kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Ia mengajak pemerintah pusat, pemerintah provinsi, DPRD, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Bupati Batu Bara menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah merancang arah kebijakan fiskal dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 yang lebih ekspansif dan terukur guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan produktivitas sektor-sektor strategis. Sejalan dengan kebijakan tersebut, penyusunan RKPD Kabupaten Batu Bara Tahun 2027 diarahkan menjadi instrumen penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batu Bara, ekonomi daerah tumbuh sebesar 4,12 persen pada tahun 2024, dengan struktur ekonomi didominasi oleh industri pengolahan (44,54 persen), pertanian, kehutanan, dan perikanan (22,54 persen), serta perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor (18,15 persen). Sejalan dengan potensi tersebut, fokus RKPD Tahun 2027 meliputi percepatan hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah. Selain itu, penguatan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi prioritas guna memperkuat struktur ekonomi lokal.
Penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu pilar utama dalam perencanaan pembangunan tahun 2027. Bupati menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM yang terampil, produktif, dan berdaya saing akan menjadi fondasi penting dalam memaksimalkan potensi daerah serta menjawab tantangan pembangunan ke depan. Hal ini sejalan dengan upaya sebelumnya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi masyarakat melalui berbagai program pelatihan keterampilan.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber secara virtual, yakni perwakilan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, serta perwakilan Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara. Turut hadir juga Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara, unsur Forkopimda, para pimpinan fraksi DPRD, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, para Kepala OPD, para camat, serta kepala Bappeda/Bappelitbang/Bapperida kabupaten/kota Tebing Tinggi, Simalungun, Serdang Bedagai dan Asahan, kepala instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta.
Editor: Khang's

