![]() |
| Ngatiman, S.H., resmi dilantik sebagai Camat Sei Balai oleh Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian setelah sebelumnya menjabat Plt Camat Sei Suka selama 1 tahun 4 bulan. |
BATU BARA – Setelah cukup lama mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas atau Plt Camat Sei Suka, Ngatiman, S.H., akhirnya resmi dilantik dan didefinitifkan sebagai Camat Sei Balai, Kabupaten Batu Bara. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Ngatiman yang kini kembali dipercaya memimpin kecamatan yang merupakan kampung halamannya sendiri.
Ngatiman yang akrab disapa Ngate dilantik oleh Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian pada 5 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari penguatan struktur pemerintahan di tingkat kecamatan, sekaligus upaya Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam menempatkan aparatur yang dinilai memiliki pengalaman, kedekatan wilayah, serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat.
Penetapan Ngatiman sebagai Camat Sei Balai definitif disambut sebagai langkah strategis. Pasalnya, Ngatiman bukan sosok baru dalam lingkungan Pemerintah Kecamatan Sei Balai. Ia memiliki rekam jejak panjang sebagai birokrat, termasuk pernah bertugas di Kantor Camat Sei Balai dan memahami secara langsung karakter wilayah, kondisi sosial masyarakat, serta dinamika pemerintahan desa di kecamatan tersebut.
Sebelum dilantik sebagai Camat Sei Balai, Ngatiman telah menjalankan tugas sebagai Plt Camat Sei Suka selama kurang lebih 1 tahun 4 bulan. Penugasan itu dimulai pada awal tahun 2025, saat Penjabat Bupati Batu Bara ketika itu, Herry Wahyudi Marpaung, menunjuk Ngatiman sebagai Pelaksana Tugas Camat Sei Suka menggantikan Tumpak Saragih yang mengundurkan diri.
Selama menjalankan tugas sebagai Plt Camat Sei Suka, Ngatiman dinilai mampu menjaga stabilitas pemerintahan kecamatan dan menjalankan roda pelayanan publik. Dengan pengalaman tersebut, ia kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Camat Sei Balai secara definitif.
Pelantikan Ngatiman sebagai Camat Sei Balai juga menjadi bagian dari proses penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Pemerintah daerah menilai, jabatan camat memiliki peran sangat penting karena menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat di tingkat wilayah.
Camat tidak hanya bertugas menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi penghubung antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan, dan warga. Karena itu, seorang camat dituntut memiliki kemampuan koordinasi, kepemimpinan, komunikasi sosial, serta pemahaman terhadap kondisi wilayah yang dipimpinnya.
Dalam konteks tersebut, pengalaman Ngatiman di dunia birokrasi menjadi modal penting. Ia dikenal sebagai salah satu aparatur sipil negara senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Dengan usia yang telah memasuki 57 tahun, Ngatiman memiliki perjalanan pengabdian yang cukup panjang di berbagai bidang pemerintahan.
Ngatiman juga bukan nama asing bagi masyarakat Kecamatan Sei Balai. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Camat Sei Balai pada periode 2011 hingga 2013. Saat itu, ia mendampingi Camat Sei Balai KRT Hanafi, S.H., pada masa kepemimpinan Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain.
Pengalaman sebagai Sekcam Sei Balai membuat Ngatiman memahami betul struktur pemerintahan kecamatan, karakter masyarakat, hingga potensi dan tantangan pembangunan di wilayah tersebut. Setelah bertugas di Kecamatan Sei Balai, Ngatiman kemudian dimutasi dan dipercaya menduduki jabatan sebagai kepala bidang di Dinas Tenaga Kerja.
Tidak berhenti di sana, pada tahun 2019 Ngatiman kembali dipercaya menjabat sebagai kepala bidang di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Batu Bara. Pengalaman di Dinas PMD juga memperkuat pemahamannya terhadap tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta koordinasi pembangunan berbasis wilayah.
Rekam jejak tersebut menjadi nilai tambah bagi Ngatiman dalam memimpin Kecamatan Sei Balai. Terlebih, Kecamatan Sei Balai merupakan salah satu wilayah strategis di Kabupaten Batu Bara karena berbatasan langsung dengan dua kabupaten, yakni Kabupaten Asahan dan Kabupaten Simalungun.
Letak geografis tersebut menjadikan Kecamatan Sei Balai memiliki dinamika tersendiri. Selain sebagai kawasan yang memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan aktivitas masyarakat desa, Sei Balai juga membutuhkan koordinasi wilayah yang kuat, terutama dalam pelayanan publik, ketertiban umum, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai putra daerah yang berdomisili di Desa Sukaramai, Kecamatan Sei Balai, Ngatiman dinilai memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat setempat. Kedekatan itu diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah kecamatan dan warga.
Namun, kedekatan sebagai putra daerah juga menjadi tantangan tersendiri. Masyarakat tentu berharap kehadiran Ngatiman sebagai Camat Sei Balai dapat membawa perubahan nyata, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, serta mendorong pembangunan yang merata di seluruh desa di Kecamatan Sei Balai.
Ngatiman diharapkan mampu menjalankan amanah jabatan dengan profesional, objektif, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas. Jabatan camat bukan hanya sekadar kedudukan administratif, tetapi merupakan amanah pelayanan yang menuntut kerja nyata, kehadiran di tengah masyarakat, dan kemampuan menyelesaikan persoalan di lapangan.
Sebagai camat definitif, Ngatiman memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh program pemerintah daerah dapat berjalan efektif di Kecamatan Sei Balai. Program pembangunan, pelayanan administrasi kependudukan, pembinaan desa, pemberdayaan masyarakat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga penanganan persoalan sosial menjadi bagian dari tugas yang harus dikawal.
Selain itu, Ngatiman juga dituntut mampu membangun sinergi dengan kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut penting agar pembangunan di Sei Balai dapat berjalan sesuai kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Pelantikan Ngatiman sebagai Camat Sei Balai juga diharapkan dapat memperkuat pelayanan pemerintahan di kecamatan. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, ramah, transparan, dan tidak berbelit-belit. Karena itu, kepemimpinan camat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana kerja aparatur kecamatan yang disiplin dan responsif.
Dengan pengalaman panjang di berbagai jabatan, Ngatiman diyakini memiliki bekal yang cukup untuk menjalankan tugas tersebut. Ia pernah berada di lingkungan kecamatan, pernah bertugas di dinas teknis, serta pernah menangani bidang pemberdayaan masyarakat dan desa. Kombinasi pengalaman itu diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan langkah kerja yang tepat di Kecamatan Sei Balai.
Masyarakat Sei Balai menaruh harapan agar kepemimpinan Ngatiman dapat menghadirkan suasana baru dalam pemerintahan kecamatan. Sebagai birokrat senior, ia diharapkan mampu merangkul seluruh pihak, menjaga kondusivitas wilayah, serta menjadi pemimpin yang dekat dengan masyarakat.
Selain itu, keberadaan Kecamatan Sei Balai yang berbatasan dengan Kabupaten Asahan dan Simalungun juga membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjalin koordinasi lintas wilayah. Persoalan perbatasan, mobilitas masyarakat, infrastruktur, dan pelayanan sosial kerap membutuhkan komunikasi yang baik antarpihak.
Dengan didefinitifkannya Ngatiman sebagai Camat Sei Balai, roda pemerintahan kecamatan diharapkan dapat berjalan lebih kuat dan terarah. Status definitif memberi ruang bagi camat untuk menyusun langkah kerja yang lebih jelas, membangun konsolidasi internal, serta mempercepat pelaksanaan program prioritas di wilayahnya.
Keputusan Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian dalam menempatkan Ngatiman sebagai Camat Sei Balai dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap pengalaman dan kapasitas birokrasi yang dimilikinya. Kepercayaan tersebut tentu harus dijawab dengan kinerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ngatiman kini memikul amanah baru sekaligus pulang mengabdi di kampung halamannya. Setelah lebih dari satu tahun menjalankan tugas sebagai Plt Camat Sei Suka, ia kembali ke Sei Balai bukan hanya sebagai pejabat, tetapi sebagai putra daerah yang diharapkan mampu membawa kemajuan bagi wilayahnya sendiri.
Dengan pengalaman panjang sebagai birokrat, kedekatan dengan masyarakat, serta pemahaman terhadap wilayah Sei Balai, Ngatiman, S.H. diharapkan mampu menjalankan amanah sebagai Camat Sei Balai secara profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

