![]() |
| Catatan kronologis perjalanan program BERLAYAR di Kabupaten Batu Bara, mulai dari pelaksanaan perdana pada April 2025 hingga kegiatan terbaru di Desa Simodong, Kecamatan Sei Suka, 8 September 2026. |
BATU BARA — Pelayanan publik tidak lagi hanya berlangsung di balik meja kantor pemerintahan. Di Kabupaten Batu Bara, Pemerintah Kabupaten melalui program Bupati Batu Bara Sinergi Melayani Masyarakat (BERLAYAR) membawa berbagai layanan langsung mendekati masyarakat hingga ke desa.
Program tersebut menjadi salah satu pola pelayanan yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai perangkat daerah dalam satu lokasi. Administrasi kependudukan, perizinan usaha, perpajakan, Samsat, kesehatan, perpustakaan hingga informasi program sosial menjadi bagian dari layanan yang dibawa secara terpadu.
Terbaru, Selasa (8/9/2026), BERLAYAR hadir di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Simodong, Dusun I, Kecamatan Sei Suka.
Kehadiran program tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya berbicara mengenai keberadaan kantor pemerintahan, tetapi juga bagaimana pemerintah menghadirkan akses layanan lebih dekat dengan warga.
Dari Medang Deras, BERLAYAR Terus Meluas
BERLAYAR mulai dilaksanakan pada 22 April 2025 di Kecamatan Medang Deras. Program perdana tersebut menjadi awal dari pola pelayanan terpadu yang kemudian bergerak ke sejumlah wilayah di Kabupaten Batu Bara.
Pelaksanaan berikutnya menyentuh Kecamatan Laut Tador pada 6 Mei 2025 dan Nibung Hangus pada 20 Mei 2025. Pemerintah Kabupaten Batu Bara kemudian memperluas jangkauannya ke kecamatan lainnya.
Pada 24 Juni 2025, BERLAYAR hadir di Kecamatan Sei Suka. Kemudian Kecamatan Tanjung Tiram menjadi lokasi pelaksanaan berikutnya pada Juli 2025.
Rangkaian tersebut terus berlanjut. Kecamatan Talawi menjadi lokasi BERLAYAR pada Agustus 2025, disusul Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, dan Kecamatan Lima Puluh.
Dalam arsip resmi Pemkab Batu Bara, sejumlah pelaksanaan bahkan secara eksplisit diberikan nomor, mulai dari BERLAYAR pertama hingga BERLAYAR ke-12.
Namun, tidak seluruh publikasi setelah BERLAYAR ke-12 mencantumkan nomor pelaksanaan. Karena itu, nomor kegiatan terbaru di Simodong tidak disimpulkan berdasarkan penghitungan pemberitaan semata.
2026: Pelayanan Makin Mendekati Desa
Memasuki 2026, pola pelayanan BERLAYAR terus dilanjutkan.
Kegiatan antara lain berlangsung di Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi; Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh; Desa Dewi Sri, Kecamatan Laut Tador; Desa Bandar Sono, Kecamatan Nibung Hangus; hingga Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai.
Rangkaian tersebut memperlihatkan kecenderungan lokasi pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Di Sei Bejangkar, misalnya, pemerintah tidak hanya menghadirkan pelayanan administrasi. Dalam kegiatan 19 Agustus 2026, masyarakat juga memperoleh layanan dan dokumen kependudukan, izin usaha serta program tabungan pelajar. Pemkab mencatat sebanyak 500 rekening SIMPEL dibuka melalui Bank Sumut, dengan 200 rekening dibuka pada hari kegiatan dan 300 rekening berikutnya.
Pada kegiatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan KK, KTP, akta kelahiran, KIA, sertifikat aset desa serta sejumlah izin usaha mikro kepada masyarakat.
Hal ini memperlihatkan bahwa BERLAYAR dapat menjadi ruang untuk mengintegrasikan sejumlah kebutuhan masyarakat dalam satu kegiatan pelayanan.
Simodong Menjadi Titik Terbaru
Kini, giliran Desa Simodong, Kecamatan Sei Suka, menjadi lokasi pelayanan.
Beragam layanan kembali dibawa ke tengah masyarakat, mulai dari pembuatan izin usaha, Samsat, perpustakaan keliling, pemeriksaan kesehatan, pembayaran PBB hingga administrasi kependudukan.
Pada sektor kesehatan, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan awal berupa tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat.
Program Keluarga Harapan juga hadir memberikan informasi kepada masyarakat mengenai program bantuan sosial.
Dengan model tersebut, masyarakat tidak hanya datang untuk mengurus dokumen, tetapi juga memperoleh akses informasi dari sejumlah sektor pelayanan pemerintah dalam waktu dan lokasi yang sama.
Bukan Sekadar Pelayanan, Ada Ruang Interaksi
Salah satu aspek penting dari BERLAYAR adalah terbukanya ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah.
Dalam kegiatan di Simodong, Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., turut hadir dan berinteraksi dengan warga.
Aspirasi dan keluhan masyarakat dapat disampaikan secara langsung kepada pemerintah daerah maupun perangkat daerah yang berkaitan dengan persoalan tersebut.
Model interaksi seperti ini menjadi bagian penting dalam pelayanan publik karena kebutuhan masyarakat di lapangan tidak selalu dapat sepenuhnya tergambarkan melalui laporan administratif.
Kehadiran pemerintah secara langsung memberi kesempatan untuk melihat persoalan masyarakat dari jarak yang lebih dekat.
Dari Program Menjadi Ekosistem Pelayanan
Jika melihat perjalanan BERLAYAR sejak 2025 hingga September 2026, program ini telah menjangkau sejumlah wilayah di Kabupaten Batu Bara.
Medang Deras, Laut Tador, Nibung Hangus, Sei Suka, Tanjung Tiram, Talawi, Lima Puluh Pesisir, Lima Puluh, Datuk Lima Puluh dan Sei Balai menjadi bagian dari jejak perjalanan program tersebut.
Yang menarik bukan semata-mata banyaknya lokasi yang didatangi.
Lebih dari itu, BERLAYAR memperlihatkan upaya menggabungkan berbagai jenis layanan dalam satu kegiatan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pelayanan dalam satu tempat.
Pada sisi lain, keberlanjutan tetap menjadi bagian penting. Pelayanan keliling dapat mendekatkan akses, tetapi masyarakat juga membutuhkan kepastian bahwa pelayanan tetap tersedia setelah kegiatan BERLAYAR selesai.
Karena itu, keberhasilan program tidak hanya dapat dilihat dari jumlah lokasi dan kegiatan, tetapi juga dari kualitas layanan, jumlah kebutuhan masyarakat yang terselesaikan serta tindak lanjut terhadap persoalan yang belum selesai.
Mendekatkan Pemerintah, Memudahkan Masyarakat
BERLAYAR pada akhirnya membawa satu pesan utama: pemerintah mendatangi masyarakat, bukan semata menunggu masyarakat datang ke kantor pemerintahan.
Dari kegiatan perdana di Medang Deras hingga pelayanan terbaru di Simodong, program tersebut terus menjadi salah satu kanal Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Tantangan ke depan adalah menjaga agar pelayanan yang sudah didekatkan itu tetap mudah diakses, cepat ditindaklanjuti, transparan dan memberikan hasil nyata bagi warga.
Dengan demikian, BERLAYAR bukan hanya menjadi agenda pelayanan yang berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain, tetapi dapat berkembang sebagai bagian dari ekosistem pelayanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Batu Bara.

