![]() |
| Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian meninjau kondisi saluran irigasi di Dusun IV Kebun Sayur, Desa Sei Muka, guna melihat langsung kendala yang dihadapi para petani. |
BATU BARA – BADAR.CO.ID – Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap berbagai permasalahan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat dan petani, Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. melakukan peninjauan langsung ke lokasi saluran irigasi di Dusun IV Kebun Sayur, Desa Sei Muka, Kecamatan Datuk Tanah Datar, pada Minggu (14/6/2026).
Kehadiran Bupati di lapangan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk tidak hanya mendengar aspirasi, tetapi juga turun tangan langsung melihat kondisi di lapangan guna merumuskan solusi yang tepat dan cepat.
![]() |
| Kondisi saluran irigasi yang mengalami sedimentasi dan terhalang tiang listrik PLN, menjadi salah satu penyebab aliran air tidak lancar ke sekitar 200 hektare lahan pertanian. |
Didampingi Jajaran, Bupati Dengar Langsung Keluhan Warga
Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Baharuddin didampingi oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya tokoh masyarakat setempat Mukhlis, Camat Datuk Tanah Datar, Kepala Desa Sei Muka, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kepala Bappelitbangda, Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB, serta Kepala Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Bupati meluangkan waktu berdialog secara langsung dengan para petani dan warga setempat. Dari pertemuan tersebut, terungkap sejumlah kendala utama yang menghambat kelancaran distribusi air ke lahan pertanian, antara lain kerusakan fisik saluran irigasi, keberadaan tiang listrik milik PLN yang terpasang tepat di jalur aliran air sehingga menghambat arus, serta penumpukan lumpur dan sampah atau sedimentasi yang membuat saluran menjadi dangkal dan tidak mampu menampung air dalam jumlah cukup.
Akibat kondisi tersebut, sekitar 200 hektare lahan persawahan yang menjadi sumber penghidupan utama warga mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air secara optimal, yang berpotensi menurunkan hasil panen dan kesejahteraan petani.
Langkah Konkrit Segera Dilaksanakan
Menindaklanjuti temuan di lapangan, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi seluruh permasalahan tersebut.
“Kami tidak akan membiarkan keluhan ini berlarut-larut. Apa yang kita lihat dan dengar hari ini akan segera kita tindaklanjuti. Pertama, kita akan lakukan perbaikan menyeluruh pada bagian saluran irigasi yang rusak. Kedua, kita akan berkoordinasi secara intensif dengan pihak PLN untuk membahas langkah pemindahan tiang listrik yang mengganggu jalur air tersebut. Ketiga, kita siapkan bantuan alat berat guna melakukan normalisasi dan pembersihan endapan lumpur agar aliran air kembali lancar dan maksimal,” tegas Bupati Baharuddin.
Ia menekankan bahwa infrastruktur irigasi merupakan urat nadi bagi keberhasilan sektor pertanian. “Jika air lancar, maka lahan bisa digarap dengan baik, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani pun terjaga. Ini menjadi prioritas kita karena menyangkut ketahanan pangan dan perekonomian daerah,” tambahnya.
Dukungan Penuh untuk Kesejahteraan Petani
Selain membahas teknis perbaikan, Bupati Baharuddin juga memberikan semangat dan motivasi kepada para petani agar tetap optimis dalam mengembangkan usahanya. Ia menyebutkan bahwa peran petani sangat strategis dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat luas.
“Jangan khawatir dan jangan putus asa. Pemerintah akan terus hadir dan mendukung kebutuhan kalian. Kami menganggap petani sebagai mitra utama dalam membangun daerah. Harapan kami, setelah saluran irigasi ini berfungsi kembali dengan baik, hasil pertanian bisa meningkat, pendapatan bertambah, dan kehidupan petani di Kabupaten Batu Bara semakin sejahtera,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Bukti Komitmen Nyata Pemerintah Daerah
Peninjauan langsung ke lokasi ini menjadi salah satu bentuk bukti nyata kepemimpinan yang responsif dan solutif. Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyadari bahwa kemajuan sektor pertanian sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur yang memadai.
Dengan adanya perbaikan dan pembenahan yang akan dilakukan, diharapkan tidak hanya mengatasi masalah saat ini, tetapi juga mencegah kerusakan yang lebih parah di masa mendatang. Hal ini sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di sektor pedesaan.
“Kami akan terus memantau perkembangannya hingga pekerjaan selesai dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. Ini adalah janji kami, bahwa setiap permasalahan yang disampaikan akan kami cari solusinya secepat mungkin,” pungkas Bupati Baharuddin.


