BADAR.CO.ID

GeKrafs Asahan Kenalkan Dunia Podcast dan Pembuatan Film di Jambore Cabang: Ajak Generasi Muda Produktif Gunakan Teknologi

Kwarcab Pramuka Asahan
Wakil Ketua Umum GeKrafs Asahan, Candra R Marpaung, sedang memaparkan materi seputar dunia Podcast dan pembuatan film di hadapan peserta Jambore Kwarcab Asahan di Alun-alun Kota Kisaran, Kamis (14/5/2026). Edukasi ini bertujuan mengajak generasi muda memanfaatkan gawai secara positif dan produktif,


Asahan, Badar.co.id – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GeKrafs) Kabupaten Asahan kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mencetak generasi kreatif dan berdaya saing. Kali ini, organisasi yang menaungi para pelaku ekonomi kreatif di daerah itu turut meramaikan dan mengisi materi edukasi dalam rangkaian kegiatan Jambore Kwartir Cabang (Kwarcab) Asahan yang berlangsung meriah di kawasan Alun-alun Kota Kisaran, Kamis (14/05/2026). Kehadiran GeKrafs dalam kegiatan besar kepemudaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pengembangan bakat kreatif dan pembinaan karakter generasi muda.

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional atau yang dikenal dengan singkatan GeKrafs, merupakan organisasi komunitas sekaligus wadah utama bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Berdiri dengan semangat kolaborasi, organisasi ini bertujuan menjadi ruang bagi anggotanya untuk saling belajar, bersinergi, dan berdaya guna, dengan visi besar menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung masa depan bangsa. Fokus utama kerja GeKrafs meliputi pengembangan ekosistem kreatif yang sehat dan berkelanjutan, berkontribusi dalam pemulihan ekonomi masyarakat, serta berperan aktif dalam penciptaan lapangan kerja baru. Tujuan jangka panjangnya tak lain adalah menempatkan ekonomi kreatif Indonesia sebagai masa depan ekonomi nasional, sekaligus terus mendorong kolaborasi yang erat antar seluruh pelaku usaha kreatif dari berbagai sektor.

Dalam sesi materi yang berlangsung di tengah rangkaian jambore tersebut, Wakil Ketua Umum GeKrafs Asahan, Candra R Marpaung, hadir sebagai pemateri utama. Ia menyajikan materi yang sangat relevan dengan perkembangan zaman dan minat anak muda saat ini, yakni seputar dunia Podcast (Siniar) serta dasar-dasar pembuatan film. Materi ini dirancang khusus untuk membuka wawasan peserta jambore mengenai potensi besar yang ada di balik teknologi digital dan konten kreatif.

Dalam pemaparannya, Candra R Marpaung menjelaskan secara rinci apa itu Podcast atau yang juga sering disebut sebagai siniar. Ia mendefinisikan podcast sebagai siaran dalam bentuk audio atau video digital yang dapat diunduh maupun disaksikan secara langsung melalui sistem streaming menggunakan jaringan internet. Keunggulan utama dari media ini adalah sifatnya yang on-demand, yang memungkinkan pendengar atau penikmat konten untuk menikmati tayangan kapan saja dan di mana saja sesuai dengan keinginan mereka. Secara bentuk, podcast umumnya berisi obrolan santai namun berbobot, sesi wawancara dengan narasumber, narasi kisah, hingga pembahasan topik-topik khusus yang menarik.

Lebih dari sekadar menjelaskan definisi, Candra mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengubah cara pandang dalam menggunakan perangkat teknologi, khususnya telepon pintar atau smartphone. Menurutnya, alat yang sering kali dianggap hanya sebagai sarana hiburan atau media sosial semata, sesungguhnya memiliki potensi besar jika dimanfaatkan sebagai alat berkarya dan berkreasi.

“Tujuan kami memberikan materi ini adalah agar anak-anak kita, generasi muda Kabupaten Asahan, dapat lebih bijak dalam menggunakan smartphone. Kami ingin mengarahkan mereka memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif, bermanfaat, dan produktif, salah satunya adalah dengan cara membuat konten podcast, membuat film pendek, maupun karya kreatif lainnya. Kami ingin menjadikan generasi muda kita tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga pencipta karya yang bernilai,” tegas Candra R Marpaung saat memberikan materi.

Melalui materi ini, GeKrafs berharap bibit-bibit talenta kreatif di kalangan anggota Pramuka dapat tumbuh. Mengingat dunia konten kreatif saat ini bukan hanya sarana berekspresi seni, melainkan juga sektor ekonomi yang sangat menjanjikan, mampu membuka peluang usaha, hingga menjadi profesi yang mapan dan berkelanjutan di masa depan.

Sebelum sesi pemaparan materi berlangsung, dalam acara pembukaan Jambore Kwarcab Asahan, telah dilaksanakan momen istimewa yang menandai eratnya hubungan kerja sama antara kedua organisasi. Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GeKrafs) Asahan, Didi Prasetyo, secara simbolis menyerahkan cenderamata atau tanda kenang-kenangan kepada Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Asahan. Penyerahan ini disampaikan sebagai bentuk ucapan terima kasih yang tulus atas kesempatan, kepercayaan, dan kolaborasi yang terjalin erat antara GeKrafs dengan Kwarcab Asahan dalam berbagai kegiatan pembinaan pemuda di daerah.

Kolaborasi antara GeKrafs dan Kwarcab Asahan ini dinilai sangat strategis dan saling melengkapi. Di satu sisi, Gerakan Pramuka memiliki jangkauan luas dan akses langsung ke ribuan anak muda yang penuh semangat dan potensi. Di sisi lain, GeKrafs hadir membawa wawasan, keahlian, dan jejaring di dunia ekonomi kreatif. Perpaduan keduanya diharapkan mampu melahirkan program-program yang mencetak pemuda-pemuda Asahan yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga cerdas, kreatif, dan siap bersaing di era ekonomi digital.

Kegiatan edukasi ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta jambore. Banyak di antara mereka yang terlihat aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan ketertarikan besar untuk mulai belajar membuat karya audio visual sendiri. Kehadiran GeKrafs di ajang ini semakin menegaskan komitmen organisasi untuk terus turun ke lapangan, menggali potensi lokal, dan memastikan ekonomi kreatif benar-benar dipahami, dikuasai, dan dikembangkan oleh generasi penerus di Kabupaten Asahan.

(Mr. Wong)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama