![]() |
| Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (5/5/2026). |
BATU BARA – Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (05/05/2026).
Peringatan Hari Kartini tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak, pendidikan, martabat, serta peran perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian, serta para camat se-Kabupaten Batu Bara.
Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara, serta para undangan lainnya.
Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini tersebut, Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial. Di antaranya pemberian tali asih kepada para ibu veteran, penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, serta pemotongan nasi tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Kegiatan sosial itu menjadi simbol kepedulian dan penghargaan Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap perempuan pejuang, keluarga, serta generasi penerus bangsa. Peringatan Hari Kartini diharapkan tidak hanya menghidupkan semangat emansipasi, tetapi juga memperkuat nilai kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan RA Kartini. Menurutnya, Kartini bukan hanya tokoh emansipasi perempuan, tetapi juga simbol perjuangan, pendidikan, keberanian, dan perubahan sosial.
Bupati Baharuddin menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini harus terus diwariskan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Perjuangan Kartini, kata Bupati, tidak berhenti pada sejarah, melainkan harus menjadi inspirasi bagi perempuan masa kini untuk terus berperan aktif dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.
“Peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai upaya melanjutkan semangat perjuangan beliau, khususnya dalam memperkuat peran perempuan di tengah keluarga dan masyarakat,” ungkap Bupati Baharuddin.
Menurut Bupati, perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan. Perempuan bukan hanya menjadi pendamping dalam keluarga, tetapi juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak, menjaga keharmonisan rumah tangga, mendorong pendidikan, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Ia menilai, kemajuan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dari peran kaum perempuan. Ketika perempuan diberi ruang untuk berkembang, mendapatkan pendidikan yang baik, serta terlibat dalam kegiatan pembangunan, maka kualitas kehidupan masyarakat juga akan meningkat.
Bupati Baharuddin juga menekankan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial. Lebih dari itu, Hari Kartini harus menjadi ruang refleksi bersama untuk melihat sejauh mana nilai perjuangan Kartini telah diterapkan dalam kehidupan nyata.
Menurutnya, semangat Kartini harus hadir dalam keluarga melalui peran ibu yang mendidik anak dengan kasih sayang, menanamkan nilai moral, membentuk karakter, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam mendukung program pemerintah, terutama melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau TP PKK. Ia menyebut PKK sebagai organisasi yang memiliki peran strategis karena mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa dan dusun.
“PKK memiliki peran penting sebagai penggerak di tengah masyarakat. Kolaborasi antara PKK dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati Baharuddin menilai, TP PKK selama ini menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam berbagai bidang, mulai dari pemberdayaan keluarga, peningkatan kesehatan masyarakat, pendidikan anak, ketahanan pangan keluarga, hingga pembinaan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kader-kader PKK, berbagai program pemerintah dapat lebih mudah tersampaikan kepada masyarakat. Karena itu, Bupati berharap TP PKK Kabupaten Batu Bara terus memperkuat perannya sebagai penggerak pembangunan berbasis keluarga.
Ia juga mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Batu Bara untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta aktif mengambil bagian dalam pembangunan. Menurutnya, perempuan Batu Bara harus mampu menjadi pribadi yang tangguh, cerdas, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Selain berbicara tentang peran perempuan dalam pembangunan, Bupati Baharuddin juga mengingatkan pentingnya peran seorang ibu dalam menjaga dan membimbing anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif, khususnya bahaya penyalahgunaan narkoba.
Menurut Bupati, keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Ibu memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan perhatian, pengawasan, kasih sayang, serta pendidikan moral kepada anak-anak.
“Peran ibu sangat menentukan dalam membimbing dan menjaga anak-anak agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba,” tandasnya.
Bupati menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari keluarga. Orang tua, terutama ibu, diharapkan lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, membangun komunikasi yang baik, serta memberikan pendampingan dalam proses tumbuh kembang mereka.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda Batu Bara dari pengaruh narkoba, pergaulan bebas, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan anak bangsa.
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Kabupaten Batu Bara menjadi semakin bermakna dengan adanya pemberian tali asih kepada para ibu veteran. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan-perempuan yang telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa.
Para ibu veteran dinilai sebagai sosok yang patut dihormati karena telah memberikan pengabdian, keteladanan, dan semangat juang bagi generasi penerus. Kehadiran mereka dalam peringatan Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan tidak hanya terjadi pada masa Kartini, tetapi terus hidup dalam berbagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan daerah.
Selain itu, santunan kepada anak yatim piatu juga menjadi bentuk kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Kegiatan tersebut mencerminkan semangat berbagi dan kasih sayang yang sejalan dengan nilai-nilai Kartini, yakni kepedulian terhadap sesama dan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan perhatian.
Pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan dalam acara tersebut juga menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan harapan agar Kabupaten Batu Bara terus diberi keberkahan dalam menjalankan pembangunan.
Melalui peringatan Hari Kartini ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap semangat perjuangan RA Kartini dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Khususnya bagi kaum perempuan, semangat Kartini diharapkan menjadi dorongan untuk terus berkarya, berdaya, dan berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.
Bupati Baharuddin juga berharap perempuan Batu Bara dapat menjadi motor penggerak perubahan positif. Baik dalam keluarga, lingkungan masyarakat, organisasi, dunia pendidikan, ekonomi, maupun pemerintahan.
Menurutnya, perempuan yang kuat akan melahirkan keluarga yang kuat. Keluarga yang kuat akan membentuk masyarakat yang kuat. Dan masyarakat yang kuat akan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Kabupaten Batu Bara juga menjadi ajakan bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat kesetaraan, memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi, serta memastikan bahwa pembangunan daerah berjalan secara inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semangat Kartini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengajak seluruh perempuan untuk tidak berhenti belajar, tidak takut berperan, dan terus menjadi sumber inspirasi bagi keluarga serta masyarakat.
Peringatan Hari Kartini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang menyalakan semangat masa depan. Dari keluarga, perempuan memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, sehat, dan siap membangun Kabupaten Batu Bara ke arah yang lebih baik.

