MEDAN |BADAR.CO.ID – Suasana haru sekaligus penuh kekhidmatan menyelimuti kegiatan apel kinerja yang digelar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin, 27 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Adhyaksa Hall Lantai I Kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Kota Medan itu dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum., sekaligus menjadi momen perpisahan sebelum beliau mengemban tugas dan tanggung jawab baru di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta.
Apel yang bersifat khusus ini dihadiri secara utuh oleh seluruh elemen pimpinan dan personel Kejati Sumut. Hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat utama, jaksa-jaksa senior yang telah lama mengabdi, pejabat struktural dari eselon IV, eselon V, hingga seluruh staf dan pegawai yang bertugas di lingkungan kerja tersebut. Kehadiran mereka menandakan rasa hormat dan kekompakan yang terjalin erat selama masa kepemimpinan Dr. Harli Siregar memegang kendali lembaga penegak hukum di wilayah Sumatera Utara ini.
Kegiatan apel yang dilaksanakan dengan tertib dan khidmat ini diadakan secara khusus sebagai bentuk penghormatan dan tanda terima kasih atas pengabdian, kinerja, serta kontribusi yang telah diberikan oleh Kajati selama memimpin. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana resmi untuk melepas sekaligus mengantar beliau melaksanakan amanah dan tugas barunya di pusat pemerintahan, sebagai wujud dari sistem rotasi dan pengembangan karir yang diterapkan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih Pimpinan
Dalam amanat yang disampaikan di hadapan seluruh peserta apel, Dr. Harli Siregar menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja sama dengan baik selama beliau memimpin Kejati Sumut. Menurutnya, berbagai keberhasilan dan capaian kinerja yang berhasil diraih oleh lembaga ini selama masa jabatannya tidak akan pernah terwujud tanpa adanya dukungan penuh, kerja sama yang solid, serta dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh setiap individu yang bertugas.
“Sepanjang saya memimpin di sini, segala bentuk kemajuan, keberhasilan, dan kelancaran tugas yang kita capai bersama adalah buah dari kerja keras kita semua. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama, kesetiaan, dan pengorbanan yang telah diberikan. Kalian semua adalah mitra kerja yang hebat, yang selalu siap bahu-membahu dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban,” ujarnya dengan nada yang menyentuh hati.
Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan pesan penting yang diharapkan dapat terus dipegang teguh oleh seluruh jajaran meskipun nanti dipimpin oleh pemimpin baru. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah ajakan untuk senantiasa memelihara kekompakan, kebersamaan, serta hubungan kerja yang harmonis antar sesama unsur pimpinan dan staf.
“Apapun perubahan yang terjadi, apapun pemimpin yang akan datang nanti, saya berpesan agar tetap jaga soliditas dan solidaritas dalam bekerja. Jangan pernah biarkan perbedaan pendapat atau hal-hal kecil memecah belah kekuatan kita. Kekompakan adalah modal utama bagi lembaga ini untuk terus bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan hukum yang adil serta berkeadilan kepada masyarakat,” tegasnya yang disambut dengan suara tepuk tangan yang meriah dari seluruh hadirin.
Dr. Harli Siregar juga memohon dukungan yang sama yang pernah diberikan kepadanya, agar nantinya juga dicurahkan sepenuhnya kepada pemimpin baru yang akan ditugaskan untuk memimpin Kejati Sumut. Menurutnya, dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran akan sangat membantu pemimpin baru dalam beradaptasi dan melanjutkan berbagai program kerja yang telah berjalan, sekaligus menyusun terobosan baru yang lebih baik lagi.
Permohonan Maaf dan Doa Bersama
Di penghujung amanatnya, dengan kerendahan hati dan ketulusan, Kajati yang akan pindah tugas tersebut menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran. Ia mengakui bahwa sebagai manusia biasa, dirinya tidak luput dari kekurangan, kesalahan, maupun kekhilafan, baik dalam ucapan, perbuatan, maupun dalam pengambilan keputusan selama memimpin lembaga ini.
“Sebagai manusia biasa, kita tidak terlepas dari kesalahan dan kekhilafan. Begitu juga dengan saya, tentu banyak hal yang belum sempurna dalam kepemimpinan saya di sini. Oleh karena itu, mari sama-sama memaklumi segala kekurangan yang ada. Saya dengan tulus memohon maaf apabila ada tutur kata, sikap, atau kebijakan yang kurang berkenan di hati rekan-rekan sekalian,” ujarnya dengan nada yang penuh ketulusan.
Beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa saling mendoakan, agar di masa yang akan datang semua pihak diberikan kemudahan dalam melaksanakan tugas, kesehatan yang senantiasa terjaga, serta keberkahan dalam setiap langkah dan pekerjaan yang dilakukan. Selain itu, beliau juga menyampaikan salam hormat dan salam hangat kepada seluruh keluarga besar para pegawai yang selalu mendukung perjuangan dan tugas-tugas yang diemban oleh setiap insan di lingkungan Kejaksaan.
“Pada kesempatan ini, saya juga ingin dengan tulus menyampaikan salam hangat dan salam hormat kami kepada keluarga masing-masing di rumah. Mereka adalah pendukung utama kita, yang selalu mendoakan dan mendukung setiap langkah kita dalam mengabdi kepada negara dan masyarakat,” pungkasnya.
Makna Rotasi dan Semangat Pengabdian
Perpindahan tugas Dr. Harli Siregar dari posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menuju tugas baru di lingkungan Kejaksaan Agung menjadi bukti nyata dari sistem pembinaan karir yang diterapkan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Rotasi jabatan ini merupakan hal yang lumrah dan diatur sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan kepada para pimpinan dan pejabat untuk mengembangkan kompetensi, wawasan, serta pengalaman kerja di berbagai wilayah dan tingkatan tugas, sehingga kinerja lembaga penegak hukum ini senantiasa dapat ditingkatkan dan disempurnakan.
Selama memimpin Kejati Sumut, Dr. Harli Siregar dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas namun tetap humanis, yang senantiasa mengutamakan kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam setiap tugas. Berbagai terobosan dan kebijakan yang diterapkannya selama menjabat dinilai mampu meningkatkan kinerja lembaga, baik dalam hal penanganan perkara maupun dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat luas.
Kehadiran beliau di pusat diharapkan juga akan memberikan kontribusi pemikiran dan pengalaman yang berharga dalam penyusunan kebijakan-kebijakan strategis bagi kemajuan institusi Kejaksaan secara nasional.
Sementara itu, seluruh jajaran Kejati Sumut menyambut baik amanah baru yang diberikan kepada mantan pemimpinnya tersebut, sekaligus mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kekuatan, kemampuan, dan kesehatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang lebih berat di tempat barunya nanti.
Kegiatan apel kinerja tersebut berakhir dengan tertib dan khidmat, meninggalkan kesan mendalam serta kenangan kebersamaan yang tak terlupakan bagi seluruh insan Adhyaksa di Sumatera Utara.

