![]() |
| Bapenda Kabupaten Batu Bara Gelar Koordinasi dengan PT. Bank Sumut Medan untuk Implementasi Digitalisasi Pajak Daerah Berbasis Sistem Terintegrasi. |
BATU BARA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara melaksanakan kegiatan koordinasi dan konsultasi bersama PT. Bank Sumut Cabang Medan terkait upaya percepatan implementasi digitalisasi pengelolaan serta pemungutan pajak daerah. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di ruang rapat PT. Bank Sumut Medan fokus pada integrasi beberapa sistem teknologi digital, antara lain Tapping Box, Water Meter Online, Virtual Account, dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Tujuan utama dari koordinasi bersama pihak perbankan ini adalah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan, sekaligus meningkatkan efektivitas serta transparansi dalam seluruh proses pengelolaan pajak daerah. Melalui pemanfaatan inovasi teknologi, diharapkan seluruh tahapan mulai dari pendataan objek pajak hingga proses pembayaran dapat dilakukan dengan lebih akurat dan efisien.
Hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala Bapenda Kabupaten Batu Bara, Melinda Sari Lubis, bersama dengan seluruh Kepala Bidang dan Kepala Subbidang di lingkungan Bapenda Kabupaten Batu Bara, serta diwakili oleh tim profesional dari PT. Bank Sumut Medan yang menangani bidang teknologi informasi dan layanan perbankan publik.
Dalam sambutannya, Melinda Sari Lubis menjelaskan bahwa langkah digitalisasi pajak daerah merupakan bagian penting dari upaya reformasi birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Batu Bara. "Kami menyadari bahwa perkembangan teknologi saat ini memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah. Melalui integrasi sistem Tapping Box, Water Meter Online, Virtual Account, dan QRIS, kami berharap dapat menyederhanakan proses pembayaran pajak dan memastikan setiap transaksi tercatat dengan jelas serta dapat diakses secara transparan," ujarnya.
Sistem Tapping Box akan digunakan untuk mendukung pendataan dan pemantauan objek pajak secara otomatis, terutama untuk sektor yang terkait dengan penggunaan sumber daya alam dan infrastruktur publik. Sedangkan Water Meter Online akan menjadi bagian integral dalam pengelolaan pajak air tanah dan air permukaan, di mana data penggunaan akan terintegrasi secara real-time dengan sistem informasi pajak Bapenda Kabupaten Batu Bara.
Selain itu, penerapan Virtual Account akan memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam melakukan pembayaran pajak secara terarah, di mana setiap wajib pajak akan memiliki nomor rekening khusus yang terhubung langsung dengan data mereka di sistem Bapenda. Sedangkan QRIS akan menjadi opsi pembayaran yang praktis dan cepat untuk berbagai jenis pajak daerah, mulai dari pajak kendaraan bermotor hingga pajak bumi dan bangunan.
Perwakilan PT. Bank Sumut Medan yang tidak dapat disebutkan namanya menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya digitalisasi pajak daerah yang dilakukan oleh Bapenda Kabupaten Batu Bara. "Sebagai bank daerah yang memiliki komitmen untuk mendukung pembangunan daerah, kami siap memberikan dukungan teknis dan infrastruktur perbankan yang dibutuhkan untuk mewujudkan sistem pajak digital yang terintegrasi. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pengelolaan pajak daerah," ungkap perwakilan tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, kedua pihak juga membahas berbagai tahapan implementasi sistem, mulai dari tahap pengujian, pelatihan bagi petugas Bapenda, hingga sosialisasi kepada masyarakat. Rencana awal menunjukkan bahwa sebagian sistem akan mulai diuji coba pada kuartal kedua tahun 2026, dengan target implementasi penuh pada akhir tahun yang sama.
Melalui koordinasi dan konsultasi ini, Bapenda Kabupaten Batu Bara berharap implementasi digitalisasi pajak daerah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak. Selain kemudahan dalam pembayaran, digitalisasi juga diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan manual, meningkatkan akurasi data pajak, serta mempercepat alur pendataan dan pelaporan pendapatan daerah.
"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan pelayanan pajak yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara. Ke depannya, kami juga akan mengeksplorasi kemungkinan penerapan teknologi lain yang dapat meningkatkan kualitas pengelolaan pajak daerah," pungkas Melinda Sari Lubis.
Sumber: BAPENDA BATU BARA
Tags:
Bapenda Batu Bara
Berita Daearah
Digitalisasi Pajak Daerah
PT. Bank Sumut Medan
QRIS
Tapping Box
Virtual Account
Water Meter Online

