![]() |
| Sat Polairud Polres Tanjung Balai Tingkatkan Pengawasan, Gabungkan Patroli Laut dan Edukasi Masyarakat Darat. |
TANJUNG BALAI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanjung Balai terus giat meningkatkan pengawasan serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah perairan hukumnya. Sepanjang Kamis (12/2), petugas melakukan serangkaian kegiatan komprehensif yang mencakup patroli keamanan di laut hingga pendekatan edukatif langsung kepada masyarakat nelayan baik di atas kapal maupun di darat.
Kegiatan patroli keamanan perairan yang dipimpin langsung oleh Aiptu Holid dan Aipda Juanda menggunakan Kapal Patroli II-1023 berangkat dari Dermaga Polairud Polres Tanjung Balai pada pukul 08.30 WIB. Selama perjalanan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap kapal nelayan yang melintas di jalur pelayaran utama wilayah hukum Polres Tanjung Balai.
Salah satu titik pemeriksaan fokus berada di koordinat N 2° 59′ 34″ E 99° 48′ 29″, di mana petugas menemukan kapal nelayan tanpa nama yang diperintah oleh nahkoda bernama Putra. Dalam pemeriksaan yang dilakukan secara tertib dan profesional, petugas tidak menemukan adanya barang ilegal maupun indikasi aktivitas yang menyimpang dari peraturan perikanan serta keamanan perairan.
“Meskipun hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang baik dan tidak ditemukan barang ilegal, kami tidak hanya berhenti di situ. Kami selalu menekankan kepada para nelayan untuk selalu mengecek kondisi mesin kapal secara menyeluruh sebelum melaut, karena keselamatan di laut adalah prioritas utama demi keselamatan diri sendiri dan keluarga yang menunggu di rumah. Selain itu, kami juga terus mengingatkan agar menjauhi segala bentuk narkoba yang dapat merusak kehidupan dan ekonomi keluarga,” jelas Kasat Polairud Polres Tanjung Balai, AKP M. Tanjung, dalam keterangannya setelah patroli.
Selain melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan di laut, Sat Polairud juga menerapkan pendekatan humanis dengan melakukan kunjungan langsung ke wilayah pemukiman dan fasilitas usaha masyarakat nelayan di darat. Tim yang dipimpin oleh Aipda Juanda menyambangi lokasi gudang penjemuran ikan asin yang berada di Jalan PT. Timur Jaya, Tanjung Balai.
Di lokasi tersebut, petugas memberikan materi edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk cara menghadapi situasi darurat di perairan, tanda-tanda aktivitas yang mencurigakan yang perlu dilaporkan, serta langkah-langkah pencegahan kejahatan yang sering terjadi di sekitar wilayah pesisir. Para warga yang sedang melakukan aktivitas penjemuran ikan dengan antusias menyimak penjelasan dari petugas dan mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan keamanan perairan.
“Salah satu warga bertanya tentang bagaimana cara menghubungi petugas Polairud jika menemukan kapal yang bergerak mencurigakan di dekat perairan tempat mereka melaut. Kami langsung memberikan nomor kontak darurat kantor Polres Tanjung Balai serta menjelaskan prosedur pelaporan yang mudah dan cepat,” ungkap Aipda Juanda.
AKP M. Tanjung menambahkan bahwa upaya peningkatan pengawasan dan edukasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Sat Polairud Polres Tanjung Balai untuk menciptakan lingkungan perairan yang aman, kondusif, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat nelayan. Menurutnya, kerja sama antara petugas polisi dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya berbagai bentuk kejahatan di perairan.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di wilayah perairan maupun pesisir, agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau menghubungi nomor darurat yang telah kami sebarkan jika melihat adanya tindak pidana, kejadian darurat, atau aktivitas yang mencurigakan di wilayah perairan. Jangan ragu untuk melaporkan, karena setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu kami dalam menjaga keamanan bersama,” pungkas AKP M. Tanjung.
Sebelumnya, Sat Polairud Polres Tanjung Balai juga telah melakukan serangkaian kegiatan serupa pada minggu sebelumnya, di mana petugas berhasil memberikan edukasi kepada lebih dari 50 orang nelayan di berbagai dermaga di wilayah Tanjung Balai. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat yang menyatakan bahwa kehadiran petugas Polairud memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penulis: Lam

