BADAR.CO.ID

Pemkab Asahan Salurkan 500 Paket Sembako, Bantu Warga Sei Dua Hulu Atasi Dampak Banjir Jelang Ramadhan

Foto:Pemkab Asahan Salurkan 500 Paket Sembako, Bantu Warga Sei Dua Hulu Atasi Dampak Banjir Jelang Ramadhan
Pemkab Asahan Salurkan 500 Paket Sembako, Bantu Warga Sei Dua Hulu Atasi Dampak Banjir Jelang Ramadhan.
 

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui berbagai instansi terkait telah menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat. Penyaluran yang dilakukan pada Rabu (18/2) tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Banjir di wilayah tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga. Sejumlah rumah terendam air, sehingga aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat terganggu parah, menjadikan kebutuhan logistik sebagai prioritas utama selama masa pemulihan.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., yang turut hadir di lokasi untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib, merata, dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabanjir dan terlebih lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu masyarakat menjalankan ibadah serta aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang,” ucap Wakil Bupati Rianto.

Turut hadir dalam kegiatan penyaluran tersebut adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, Camat Simpang Empat, Kepala Desa Sei Dua Hulu, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kapolsek Simpang Empat, serta Danramil Kecamatan Simpang Empat. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa menunjukkan sinergi yang erat dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Proses pendataan dan distribusi bantuan dikoordinasikan oleh Kepala BPBD Kabupaten Asahan, Dr. Bukit Bukhori, bersama dengan jajaran dinas terkait, pemerintah kecamatan, serta unsur TNI dan Polri. Tim gabungan tersebut turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan secara cermat, sehingga setiap keluarga terdampak dapat menerima bantuan sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Kami telah melakukan pendataan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran proses distribusi dan memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang terlewatkan,” jelas Dr. Bukit Bukhori.

Sebelumnya, pada April 2025 lalu, Desa Sei Dua Hulu juga pernah dilanda banjir yang mengakibatkan sekitar 1.092 KK di 11 dusun terdampak. Saat itu, BPBD Kabupaten Asahan telah mengambil langkah cepat dengan mendirikan tenda darurat, sementara Puskesmas Simpang Empat membuka posko kesehatan dan PDAM Tirta Silau Piasa menyediakan air bersih untuk masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Rianto juga menyampaikan bahwa tanggung jawab untuk menolong sesama bukan hanya menjadi beban pemerintah semata, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus berupaya mencari solusi jangka panjang dalam penanggulangan banjir agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan banjir kali ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat menghadapi potensi bencana ke depan. Selain itu, kami juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat mitigasi bencana dan membangun infrastruktur yang lebih tangguh,” tegasnya.

Selain penyaluran bantuan sembako, BPBD Kabupaten Asahan juga terus memantau perkembangan debit air sungai dan kondisi cuaca melalui koordinasi dengan BMKG. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan yang dapat semakin memperparah kondisi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap bahwa dengan adanya bantuan ini, masyarakat terdampak banjir dapat segera bangkit dan memulai proses pemulihan. Selain itu, diharapkan pula bahwa seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan yang ada serta membangun Kabupaten Asahan yang lebih baik dan tangguh terhadap bencana.

Sumber: Kominfo Asahan 

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama