BADAR.CO.ID

Pemerintah Desa dan Masyarakat Sukerejo Mengucapkan Terima Kasih Mendalam atas Pembangunan Jembatan Strategis dalam Rangka Program Batu Bara Bahagia

Pemerintah Desa dan Masyarakat Sukerejo
Pemerintah Desa dan Masyarakat Sukerejo Mengucapkan Terima Kasih Mendalam atas Pembangunan Jembatan Strategis dalam Rangka Program Batu Bara Bahagia.


 
Batu Bara – Pemerintah Desa Sukerejo, dipimpin oleh Kepala Desa Muhammad Saltut, bersama seluruh lapisan masyarakat, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah kabupaten atas terwujudnya pembangunan jembatan beton strategis di bagian utara Desa Sukerejo, sebagai bagian dari Program Batu Bara Bahagia yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Sebelumnya, wilayah ini hanya dilayani jembatan kayu, dan meskipun waktu tempuh relatif sama, jembatan baru ini menjadi tonggak penting yang meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi akses, mendorong peningkatan ekonomi lokal.
 
“Kita dulu mengandalkan jembatan kayu yang rentan terhadap kerusakan akibat cuaca, membuat perjalanan ke kecamatan Sei Balai dan kota Batu Bara terasa tidak nyaman dan berisiko, terutama bagi pedagang yang membawa hasil tani (padi, jagung, sayuran) dan peternakan (ayam, sapi),” ujar Kepala Desa Muhammad Saltut dalam sambutannya. Waktu tempuh yang sama pun terasa berat akibat kekhawatiran akan keamanan dan keterbatasan muatan jembatan kayu. “Jembatan beton ini tidak hanya mempertahankan efisiensi waktu tempuh, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan, selaras dengan tujuan Program Batu Bara Bahagia,” tambahnya.
 
Suasana kegembiraan juga terasa di kalangan masyarakat. Ibu Siti Aminah, seorang pedagang sayuran yang telah berdagang selama 15 tahun, mengungkapkan rasa lega. “Sebelumnya, meskipun tiba dalam waktu yang sama, saya harus berhati-hati mengangkut barang agar tidak terganggu oleh ketidakstabilan jembatan kayu. Sekarang, dengan jembatan yang kokoh dan lancar, saya bisa membawa muatan lebih banyak, menjangkau lebih banyak pembeli, dan meningkatkan pendapatan keluarga dengan lebih mudah,” katanya dengan senyum. Para petani juga mengaku lebih nyaman mengakses benih, pupuk, dan alat pertanian, serta menjangkau pasar yang lebih luas dengan efisiensi yang lebih baik.
 
Program Batu Bara Bahagia dirancang untuk memperkuat infrastruktur pedesaan, mempermudah akses antar wilayah, memperkuat hubungan antar desa, mendorong pertumbuhan pariwisata (dengan memudahkan akses ke kawasan alam indah di sekitar Desa Sukerejo), dan mengembangkan sektor ekonomi lainnya seperti industri kecil dan menengah. Pembangunan jembatan beton ini berlangsung selama 6 bulan, dengan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batu Bara. Dengan spesifikasi panjang sekitar 50 meter dan lebar 4 meter, jembatan mampu menampung kendaraan roda dua dan roda empat dengan aman. Selain itu, telah dipasang penerangan jalan LED di sepanjang sisi jembatan untuk meningkatkan keamanan masyarakat saat bepergian malam hari.
 
Diharapkan, keberadaan jembatan ini akan mempermudah akses masyarakat ke layanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas), pendidikan (sekolah menengah, perguruan tinggi), dan pasar. Aktivitas ekonomi seperti perdagangan, pertanian, dan peternakan diharapkan akan tumbuh pesat, menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah Desa Sukerejo juga berjanji akan melakukan pemeliharaan rutin terhadap jembatan, bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batu Bara, agar dapat digunakan selama bertahun-tahun ke depan.
 
Terima kasih kembali kepada pemerintah Kabupaten Batu Bara atas perhatian dan dukungan yang tak tergantikan melalui Program Batu Bara Bahagia. Semoga jembatan ini benar-benar membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat dan menjadi simbol kemajuan, kesatuan, dan kesejahteraan di Desa Sukerejo dan sekitarnya.
 
(Khang's)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama