![]() |
| Keterangan foto: Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian didampingi Wakil Bupati Syafrizal menerima audiensi dan silaturahmi HMI Cabang Kisaran di Ruang Kerja Bupati Batu Bara, Rabu (16/9/2026). |
BATU BARA – Ruang dialog antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan kembali terbuka. Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., didampingi Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., menerima audiensi dan silaturahmi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran di Ruang Kerja Bupati Batu Bara, Rabu (16/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Intermediate Training Latihan Kader (LK) II Tingkat Nasional HMI Cabang Kisaran-Asahan Periode 2025–2026.
Audiensi menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi mahasiswa untuk membicarakan agenda pengkaderan sekaligus melihat peluang sinergi dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas generasi muda.
Bupati Batu Bara menyambut baik rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pengkaderan organisasi kemahasiswaan dapat menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengembangkan wawasan, kemampuan kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan sosial dan pembangunan.
Menurutnya, proses pengkaderan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas organisasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kemampuan berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui Intermediate Training LK II, kader HMI diharapkan dapat memperluas wawasan dan kapasitas kepemimpinan sehingga mampu mengambil peran konstruktif di tengah masyarakat sesuai bidang dan kompetensinya.
Bagi pemerintah daerah, keberadaan organisasi kemahasiswaan juga menjadi bagian dari dinamika masyarakat sipil. Karena itu, komunikasi dan sinergi yang terbangun diharapkan dapat diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang memiliki manfaat sosial serta mendukung pengembangan sumber daya manusia.
Bupati Batu Bara juga berharap hubungan antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan organisasi kemahasiswaan dapat terus diperkuat melalui komunikasi serta kegiatan yang produktif.
"Generasi muda memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk melalui gagasan, kepemimpinan dan kepedulian terhadap pembangunan daerah," demikian pokok pesan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.
Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Batu Bara, yakni Asisten I, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Audiensi tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi pembahasan mengenai agenda organisasi, tetapi juga mencerminkan pentingnya ruang dialog antara pemerintah dan mahasiswa. Dalam pembangunan daerah, gagasan generasi muda dapat menjadi bagian dari dinamika sosial yang perlu didengar, dikaji, dan diarahkan melalui komunikasi yang terbuka serta konstruktif.

