![]() |
| VIRAL: ANAK 13 TAHUN MENINGGAL DUNIA TERTIMPA POHON KELAPA TUMBANG DI BATU BARA, VIDEO MENYEBAR LUAS DI FACEBOOK. |
BATU BARA || Badar.co.id – Sebuah video rekaman peristiwa nahas yang menyayat hati menyebar cepat dan menjadi pembicaraan hangat di media sosial Facebook, Sabtu (25/7/2026). Video tersebut menampilkan kejadian tragis tertimpa pohon kelapa yang merenggut nyawa seorang anak berusia 13 tahun di kawasan Titi Raja, perbatasan Desa Lima Laras dan Desa Jati Mulia, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara.
Dalam video yang diunggah dan dibagikan ulang oleh ribuan pengguna Facebook itu, terlihat jelas batang pohon kelapa berukuran besar melintang menutupi hampir seluruh badan jalan beton yang dikelilingi rimbunan pepohonan kelapa. Di bawah batang pohon tersebut, tergeletak tubuh korban yang belum sempat diselamatkan, sementara sepeda motor yang dikendarainya terparkir tak jauh dari lokasi kejadian.
Terlihat pula sejumlah warga yang datang bergegas tampak terpukau dan syok menyaksikan pemandangan itu. Ada yang berdiri diam memegang kepala, ada pula yang baru tiba dengan kendaraan sambil menatap ngeri ke arah batang pohon. Suasana yang awalnya tenang seketika berubah menjadi penuh duka dan kepanikan.
Kronologi Peristiwa
Berdasarkan keterangan yang terhimpun dan keterangan warga yang disampaikan dalam unggahan tersebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.48 WIB. Korban bernama David (13 tahun), warga Dusun VII, Desa Jati Mulia, sedang mengendarai sepeda motor melintas di jalan desa tersebut. Tanpa diduga-duga, pohon kelapa itu tiba-tiba tumbang dan langsung menimpa korban yang sedang lewat.
Warga yang berada di lokasi segera berusaha menolong, namun nyawa David tak tertolong lagi. Kabar duka ini pun dengan cepat menyebar lewat unggahan video di Facebook, memicu curahan duka dan doa dari pengguna media sosial, sekaligus memancing kemarahan serta seruan perhatian akan keamanan jalan desa.
Reaksi Warga Net dan Seruan Keamanan
Ratusan komentar memenuhi unggahan video tersebut. Sebagian besar menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban, namun tak sedikit pula yang menyoroti kelalaian pemeliharaan keamanan pepohonan di pinggir jalan umum.
“Duka yang begitu dalam, semoga keluarga diberi ketabahan. Semoga ini menjadi pelajaran agar pihak berwenang segera mengecek pohon-pohon tua di pinggir jalan sebelum menelan korban lain,” tulis salah satu pengguna Facebook.
“Jalan ini sering dilewati anak-anak sekolah, seharusnya sudah diperiksa dari dulu. Jangan sampai ada lagi nyawa yang hilang sia-sia,” imbuh netizen lainnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian Polsek Nibung Hangus telah turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan awal serta mengamankan tempat kejadian perkara. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan dengan penghormatan terakhir.
Peristiwa yang terekam dan menyebar luas lewat media sosial ini menjadi peringatan nyata bagi seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun pemilik lahan, untuk segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pepohonan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Author: Badar.co.id

