Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan pemangku kepentingan utama. Di antaranya Wakapolres Batu Bara Kompol Supendi, para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Batu Bara, serta Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Batu Bara. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bukti nyata bahwa peringatan ini dihadirkan sebagai wadah silaturahmi dan penyamaan persepsi demi kemajuan daerah.
Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial terasa begitu kental sejak awal acara. Sebagai bentuk perhatian terhadap sesama, kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan sembako dan tali asih kepada puluhan anak yatim piatu yang ada di sekitar wilayah kecamatan setempat. Tindakan ini mendapat apresiasi dari seluruh hadirin, karena mengingatkan bahwa perjuangan pekerja juga selalu beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syafrizal menegaskan bahwa May Day bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum bersejarah yang memiliki makna mendalam bagi perjalanan perjuangan kaum pekerja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Batu Bara.
“Hari Buruh adalah pengingat bagi kita semua akan besarnya pengorbanan dan kontribusi para pekerja dalam membangun peradaban, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tanpa peran serta buruh dan pekerja, mustahil pembangunan daerah dan pemulihan ekonomi yang kita harapkan dapat berjalan optimal,” ujar Wabup Syafrizal dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa untuk memaksimalkan peran tersebut, tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan komunikasi yang terbuka, teratur, dan kolaborasi yang berkelanjutan antara tiga elemen utama: pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah. Ketiga pihak ini harus berjalan beriringan, saling memahami kebutuhan dan tantangan masing-masing, guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
“Kondisi ketenagakerjaan yang kondusif adalah kunci utama untuk menarik minat investor datang ke Batu Bara. Ketika hubungan antara pekerja dan pengusaha terjalin baik, maka iklim usaha akan semakin sehat, investasi akan tumbuh, dan secara otomatis lapangan kerja baru akan terbuka lebih luas lagi. Ini adalah siklus positif yang harus kita bangun dan pelihara bersama,” jelasnya.
Wabup Syafrizal juga mengajak seluruh komponen yang hadir untuk terus memperkuat silaturahmi dan saling berbenah. Ia berharap peringatan May Day yang pertama kali ini menjadi awal dari tradisi positif yang dapat memperkuat fondasi ketenagakerjaan di daerah, sehingga ke depannya Kabupaten Batu Bara semakin dikenal sebagai daerah yang ramah bagi pekerja sekaligus menarik bagi para pelaku usaha.
Kegiatan pun diakhiri dengan rangkaian acara yang penuh keceriaan dan makna. Momen puncak ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng secara bersama-sama oleh Wakil Bupati Syafrizal, didampingi oleh Wakapolres dan pengurus SPSI, sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Suasana semakin meriah dengan diadakannya undian berhadiah atau lucky draw, di mana hadiah utama yang disediakan meliputi lima unit sepeda, televisi Android, serta berbagai hadiah menarik lainnya yang berhasil membuat seluruh peserta antusias mengikuti acara hingga selesai.
Melalui peringatan bersejarah ini, diharapkan benih sinergi yang telah ditanamkan dapat tumbuh subur. Pemerintah Kabupaten Batu Bara berkomitmen untuk terus menjadi jembatan penghubung antara kepentingan pekerja dan pengusaha, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan pembangunan daerah dapat melaju dengan pesat menuju masa depan yang lebih baik.

