BATU BARA | BADAR.CO.ID – Suasana meriah, semarak, dan penuh semangat keagamaan mewarnai perhelatan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XIX tingkat Kecamatan Sei Balai yang berlangsung pada Jumat petang, 24 April 2026. Bertempat di Aula Yayasan Perguruan Daerah Sei Bejangkar, Dusun V Perkebunan Sei Bejangkar, acara pembukaan yang menjadi momen rutin dan paling dinanti-nantikan masyarakat ini dimeriahkan dengan penampilan yang memukau dari Drum Band SMP Negeri 1 Sei Balai. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga berhasil menghidupkan suasana dan menambah kemegahan acara yang mengusung misi luhur dalam memperkuat generasi berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Rangkaian acara dimulai dengan pawai yang melibatkan seluruh peserta, panitia, dan undangan dari berbagai elemen masyarakat. Pawai ini dilepas dari halaman UPT SD Negeri 17 Perkebunan Sei Bejangkar dengan rute yang telah ditetapkan, kemudian bergerak secara tertib menuju lokasi acara di halaman Yayasan Perguruan Daerah Sei Bejangkar. Sepanjang perjalanan, irama musik yang dimainkan oleh para siswa penampil menjadi iringan yang semarak, menarik perhatian warga yang berbaris di sepanjang jalan untuk menyaksikan dan memberikan semangat.
Harmonisasi suara dentuman gendang, alunan terompet, serta irama alat musik pendukung lainnya yang dimainkan dengan lincah dan kompak oleh para siswa SMP Negeri 1 Sei Balai menjadi daya tarik utama pada momen tersebut. Ketepatan irama, kekompakan gerakan, dan semangat yang ditampilkan membuktikan bahwa persiapan yang matang telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum acara digelar. Penampilan mereka bukan hanya sekadar memainkan nada-nada musik, tetapi mampu menyatukan suasana gembira dengan nuansa keagamaan yang kental, menjadikan suasana pembukaan terasa lebih hidup, berwarna, dan berkesan bagi seluruh yang hadir.
Dibuka Secara Resmi oleh Camat Sei Balai
Setelah rangkaian pawai selesai dan seluruh peserta berkumpul di lokasi acara, pembukaan MTQ Ke-XIX ini kemudian dibuka secara resmi oleh Camat Sei Balai yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Wali Wala Azahari Sagala, S.Pd., M.H. Dalam pembukaan tersebut, beliau menekankan pentingnya perhelatan ini sebagai sarana untuk membangun karakter, memperdalam pemahaman, serta mencintai kandungan-kandungan yang ada di dalam Al-Qur’an.
Acara pembukaan yang berlangsung dengan khidmat dan tertib ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting di lingkungan Kecamatan Sei Balai dan sekitarnya. Di antaranya hadir Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sei Balai, Komandan Rayon Militer 05 Tanjung Tiram, perwakilan dari Kepolisian Sektor Talawi, Sekretaris Camat Sei Balai beserta seluruh jajaran staf, para Kepala Desa se-Kecamatan Sei Balai, para anggota dewan juri yang akan menilai setiap perlombaan, seluruh rombongan kafilah dari berbagai wilayah, serta para undangan dan warga masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan.
Dalam perhelatan tahun ini, panitia penyelenggara mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi dan cita-cita pembangunan daerah, yaitu “Dengan Pelaksanaan MTQ Kita Perkuat Generasi Qurani Yang Cerdas Beradab Menuju Batu Bara Bahagia”. Tema ini mengandung makna yang mendalam, bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi semata, tetapi menjadi wadah untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia, berlandaskan pada ajaran-ajaran yang terkandung di dalam Al-Qur’an, sehingga pada akhirnya akan melahirkan generasi yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Camat Sei Balai dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, di tengah arus perkembangan zaman dan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, penanaman nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan yang positif menjadi hal yang sangat penting dan mendesak untuk dilakukan.
“MTQ ini bukan hanya sekadar perlombaan membaca atau menghafal ayat suci, melainkan menjadi sarana kita bersama untuk menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini. Kita ingin generasi penerus kita tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dalam berpikir, namun tetap beradab dalam bersikap, berperilaku, dan berinteraksi dengan sesama. Hal ini sejalan dengan visi kita bersama untuk mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang bahagia, makmur, dan sejahtera,” ungkap Wali Wala.
Pelantikan Dewan Juri Tanda Dimulainya Kompetisi
Usai rangkaian acara pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan para anggota Dewan Juri yang akan bertugas menilai setiap peserta dalam berbagai cabang lomba yang dipertandingkan. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Camat Sei Balai sebagai penanggung jawab kegiatan, sekaligus menjadi tanda resmi dimulainya tahapan perlombaan di MTQ tahun ini.
Dalam pelantikannya, Camat Sei Balai berpesan kepada seluruh anggota dewan juri agar menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, jujur, adil, dan objektif. Penilaian yang dilakukan diharapkan dapat mencerminkan kemampuan dan prestasi yang sesungguhnya dari setiap peserta, sehingga hasil yang ditetapkan dapat diterima dengan baik oleh seluruh pihak tanpa ada rasa kecewa atau prasangka buruk.
Sebanyak 123 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan Sei Balai akan berlaga dalam 11 cabang lomba yang telah ditetapkan. Berbagai kategori perlombaan disusun sedemikian rupa agar dapat menampung kemampuan peserta dari berbagai tingkatan usia dan keahlian, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi: Tartil Putra dan Putri, Tilawah Anak-Anak Putra dan Putri, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Hifzil 1 Juz Putra dan Putri, Hifzil 5 Juz Putra dan Putri, Hifzil 10 Juz Putra dan Putri, Hifzil 20 Juz Putra, Syarhil Qur’an Putra dan Putri, serta Fajmil Putra dan Putri. Keberagaman kategori ini menunjukkan bahwa MTQ tahun ini dirancang untuk menjadi ajang yang inklusif, memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siapa saja yang memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang keagamaan untuk menampilkan kemampuannya.
Apresiasi dan Harapan untuk Keberhasilan Kegiatan
Lebih lanjut dalam sambutannya, Camat Sei Balai menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi dan semangat dalam mempersiapkan segala kebutuhan dan kelancaran acara ini. Menurutnya, kesuksesan sebuah kegiatan tidak terlepas dari kerja keras, ketelitian, dan kekompakan panitia yang bekerja di balik layar.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada panitia yang telah bekerja siang dan malam, mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik. Kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana yang kita harapkan berkat kerja keras dan pengorbanan kalian semua. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah yang mendapatkan pahala dari Allah SWT,” ujarnya.
Kepada para Kepala Desa yang hadir, beliau menyampaikan harapan dan ajakan khusus untuk terus memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta yang mewakili wilayahnya masing-masing. Menurutnya, kehadiran dan perhatian dari para pemimpin di tingkat desa memiliki dampak yang sangat besar terhadap semangat dan kepercayaan diri peserta.
“Kepada para Kepala Desa, saya berharap agar terus memberikan semangat kepada anak-anak kita yang sedang bertanding. Hadirilah mereka saat mereka tampil, karena kehadiran kalian itu adalah kekuatan yang tidak ternilai harganya. Sebuah dukungan dari pemimpin daerahnya akan membuat anak-anak kita semakin bersemangat, semakin percaya diri, dan berusaha memberikan penampilan terbaiknya. Itu adalah semangat dan kekuatan yang luar biasa yang tidak bisa diukur dengan apapun,” tegas Wali Wala dengan nada yang penuh semangat.
Momentum Memperkuat Nilai-Nilai Keagamaan
Selain sebagai ajang kompetisi, acara pembukaan dan rangkaian kegiatan MTQ ini juga dipandang sebagai momentum yang sangat penting dalam upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan serta membumikan ajaran-ajaran yang terkandung di dalam Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai luhur terus dilakukan secara berkesinambungan, baik melalui jalur pendidikan formal maupun kegiatan kemasyarakatan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga masyarakat, karena dalam keberagaman yang ada, kita semua bersatu dalam kecintaan terhadap kitab suci umat Islam.
Seluruh rangkaian kegiatan ini berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib. Penampilan yang memukau dari Drum Band SMP Negeri 1 Sei Balai akan terus dikenang sebagai bagian dari kemeriahan yang menyempurnakan pembukaan perhelatan akbar ini, sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda di daerah ini memiliki potensi dan bakat yang luar biasa yang perlu terus dibina dan dikembangkan.

