BADAR.CO.ID

Ilmu sebagai Kunci Kemajuan! H. Baharuddin Siagian SH.M.Si Tunjukkan Gaya Kepemimpinan yang Tak Pernah Berhenti Belajar di Acara Makobar UINSU

Ilmu sebagai Kunci Kemajuan! H. Baharuddin Siagian SH.M.Si Tunjukkan Gaya Kepemimpinan yang Tak Pernah Berhenti Belajar di Acara Makobar UINSU

MEDAN, SUMATERA UTARA – Bupati Batu Bara ke-4, H. Baharuddin Siagian SH.M.Si, menjadi contoh nyata pemimpin yang memiliki semangat cinta ilmu dan komitmen tinggi untuk terus mengupgrade diri. Hal ini disampaikannya dalam acara Makobar (Mari Kopi Bareng) Majelis Akademik Rutin dan Kongkow Berbasis Riset yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Kegiatan berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di Kampus UINSU yang berlokasi di Jalan Pancing, dengan menghadirkan berbagai elemen akademisi dan praktisi, termasuk Muslim Simbolon yang berperan aktif dalam sesi diskusi dan pemaparan materi terkait pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan riset.

Dalam kesempatan tersebut, H. Baharuddin juga mengumumkan kabar gembira terkait prestasi akademisnya terbaru. "Alhamdulillah, saya mengikuti Ujian Disertasi Program Doktor (S3) Komunikasi dan Penyiaran Islam pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Dengan penuh rasa syukur, saya dinyatakan lulus dengan nilai 98,08 dan predikat A+," ucapnya dengan bangga.

Capaian ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri sekaligus amanah untuk terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh. "Bagi saya, menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga tentang komitmen untuk terus belajar, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas diri dalam mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat," jelasnya.

H. Baharuddin Siagian, yang lahir di Aek Loba, Asahan, pada 16 Juni 1966, menjelaskan bahwa semangat menuntut ilmu bukan hanya menjadi kewajiban pribadi, melainkan juga tanggung jawab bagi setiap pemimpin dalam membangun daerah dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Sebelum menyelesaikan program doktoral ini, ia telah menempuh pendidikan hingga jenjang magister, dengan gelar SH dari Universitas Sumatera Utara dan kemudian melanjutkan studi magister hingga memperoleh gelar M.Si. Pengalaman akademisnya yang berkelanjutan ini menjadi landasan kuat dalam memahami pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan praktik kepemimpinan.

"Ilmu pengetahuan adalah kunci kemajuan. Sebagai pemimpin, kita tidak boleh berhenti belajar. Setiap hari adalah kesempatan untuk memperoleh wawasan baru, mengembangkan keterampilan, dan mengubah pola pikir agar dapat mengambil keputusan yang lebih baik bagi daerah dan rakyat," ucapnya dalam pidatonya. Ia juga menambahkan harapannya terkait ilmu yang baru diperoleh: "Saya berharap ilmu yang diperoleh dari bidang Komunikasi dan Penyiaran Islam ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta mendukung pembangunan di Kabupaten Batu Bara."

Sebelum menjabat sebagai Bupati Batu Bara sejak 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada 2024 bersama wakilnya Syaf Rizal dengan perolehan suara 81.358 suara sah (41,49% dari total suara sah), H. Baharuddin telah menunjukkan dedikasinya terhadap pendidikan dan pengembangan diri. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya selama proses pendidikan. "Terima kasih kepada para dosen pembimbing, penguji, keluarga, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa selama proses pendidikan ini. Semoga langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam acara Makobar yang merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya akademik dan riset di UINSU, H. Baharuddin juga mengungkapkan visi mengenai pengembangan sektor pendidikan dan penelitian di Kabupaten Batu Bara. Ia berencana untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi, termasuk UINSU, dalam rangka mendukung program penelitian yang berdampak langsung bagi kemajuan masyarakat. "Kita perlu menjembatani antara dunia akademisi dan praktisi agar hasil riset dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi daerah," jelasnya.

Muslim Simbolon, yang dalam acara ini turut berbagi pandangan mengenai pentingnya pengembangan diri melalui ilmu pengetahuan, menyatakan bahwa contoh yang diberikan oleh H. Baharuddin Siagian sangat inspiratif bagi generasi muda dan pemimpin muda di seluruh Sumatera Utara. "Pemimpin yang cinta ilmu akan mampu membawa perubahan positif. Semangat yang ditunjukkan oleh Bupati Baharuddin harus menjadi teladan bagi kita semua, terutama bagi mereka yang memiliki tanggung jawab dalam memimpin dan mengembangkan daerah," ujarnya.

Acara Makobar Majelis Akademik Rutin dan Kongkow Berbasis Riset yang diselenggarakan UINSU ini sendiri bertujuan untuk menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran ide antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UINSU dalam memperkuat peranannya sebagai pusat pengembangan keilmuan dan riset yang berdampak pada kemajuan daerah dan bangsa.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung setelah pidato utama, para peserta membahas berbagai topik terkait strategi meningkatkan minat belajar dan riset di kalangan masyarakat, serta peran pemimpin dalam menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. Beberapa usulan juga diajukan, antara lain peningkatan akses terhadap sumber daya pendidikan, pendirian pusat riset daerah, dan penguatan program bimbingan akademik bagi pemuda.

H. Baharuddin Siagian juga menekankan bahwa pengembangan diri melalui ilmu pengetahuan harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya belajar yang kuat, dimana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri. "Kita tidak boleh merasa puas dengan apa yang telah kita capai hari ini. Esok hari akan selalu ada tantangan baru yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungannya terhadap pendidikan dan riset, Bupati Baharuddin menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Batu Bara akan memberikan bantuan dana bagi mahasiswa berprestasi yang melakukan penelitian terkait dengan permasalahan daerah, serta mendukung kegiatan akademik yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi terciptanya lebih banyak pemimpin yang cinta ilmu dan memiliki komitmen untuk terus mengupgrade diri, sehingga dapat membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

(Khang's)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama