BADAR.CO.ID

Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Cipayung Plus Sumatera Utara Perkuat Kolaborasi Pemuda untuk Lingkungan dan Kebhinekaan

Badar.co.id

Rencana National Youth Interfaith Leadership Forum April 2026 Disepakati dalam Pertemuan Strategis


Medan – Eco Bhinneka Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar pertemuan dan dialog bersama jaringan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Jl. Gatot Subroto No. 123 Medan, menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi pemuda dalam merawat lingkungan, menjaga kebhinekaan, serta memperkuat peran generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

Pertemuan yang dihadiri oleh puluhan perwakilan organisasi kepemudaan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun dialog konstruktif dan memperkuat kerja sama lintas organisasi. Kehadiran berbagai elemen pemuda dari latar belakang yang berbeda menjadi bukti bahwa generasi muda Sumatera Utara memiliki kesadaran yang sama akan pentingnya bersatu dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

 

BERBAGAI ORGANISASI PEMUDA HADIR UNTUK BANGUN KOLABORASI

Di antara organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara dan menghadiri pertemuan ini adalah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Setiap organisasi diwakili oleh pengurus tingkat provinsi yang memiliki wewenang untuk merumuskan kerja sama bersama.

Sebelum memasuki sesi diskusi utama, para peserta melakukan pembukaan bersama dengan membaca doa dan doa bersama sesuai dengan keyakinan masing-masing, diikuti oleh sambutan dari penyelenggara yang menekankan pentingnya kebersamaan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika. Acara juga diisi dengan pemaparan profil masing-masing organisasi untuk memperdalam pemahaman antar peserta terkait visi, misi, dan program kerja yang sedang berjalan.

 

AGEN KOLABORASI: FORUM KEPEMIMPINAN LINTAS IMAN APRIL 2026

Dalam sesi diskusi yang intensif, para peserta membahas pentingnya peran generasi muda dalam mendorong kesadaran ekologis di tengah masyarakat, sekaligus merumuskan rencana kolaborasi kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satu agenda utama yang disepakati bersama adalah penyelenggaraan National Youth Interfaith Leadership Forum Sumatera Utara yang direncanakan berlangsung pada akhir April 2026 di Kota Medan.

Forum ini akan menghadirkan ratusan pemuda dari berbagai daerah di Sumatera Utara, dengan fokus pada pembangunan kepemimpinan muda yang inklusif, pemahaman lintas iman yang kuat, serta kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup. Beberapa sub-topik yang akan dibahas dalam forum antara lain: kepemimpinan muda dalam era digital, kebhinekaan sebagai modal dasar pembangunan daerah, serta peran pemuda dalam gerakan ekonomi sirkular dan pelestarian sumber daya alam.

 

Selain forum kepemimpinan, para peserta juga menyepakati beberapa program kerja sama lainnya, antara lain:

- Gerakan Bersih Pantai dan Sungai yang akan dilakukan secara bergiliran oleh setiap organisasi di berbagai titik di Sumatera Utara setiap bulan

- Kampanye penyebaran informasi tentang pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan

- Pembentukan jejaring pemuda lintas iman untuk merespons secara cepat terhadap permasalahan sosial dan bencana alam di daerah

 

PERNYATAAN PERWAKILAN ORGANISASI

Tamara Rizki, Perwakilan Eco Bhinneka Muhammadiyah Sumatera Utara

Sebagai inisiator pertemuan, Tamara menyampaikan bahwa kolaborasi lintas organisasi dan lintas iman menjadi kunci utama untuk menghadirkan gerakan sosial yang lebih inklusif dan berdampak bagi masyarakat.

“Eco Bhinneka Muhammadiyah hadir sebagai ruang perjumpaan bagi anak muda dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama merawat kebhinekaan dan lingkungan. Kami percaya bahwa kekuatan generasi muda tidak terletak pada jumlahnya saja, tetapi pada kemampuan untuk bersatu dalam keberagaman dan bekerja sama untuk tujuan yang mulia,” ujarnya dalam sambutannya.

Tamara menambahkan bahwa gerakan ekologis yang tidak memperhatikan aspek kebhinekaan akan sulit untuk berkembang secara luas, begitu juga dengan upaya memelihara kebhinekaan yang tidak menyentuh isu lingkungan akan kurang relevan dengan tantangan masa kini.

Rahmat Taufik, Ketua Umum DPD IMM Sumatera Utara

Rahmat menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan forum kepemimpinan lintas iman. Menurutnya, pemuda hari ini dituntut untuk tidak hanya kritis terhadap berbagai persoalan sosial, tetapi juga mampu membangun ruang perjumpaan yang konstruktif.

“Pemuda harus menjadi agen perubahan yang mampu menghubungkan berbagai elemen masyarakat. Melalui forum ini, kami berharap lahir pemimpin muda yang memiliki komitmen yang kuat pada kebhinekaan sekaligus kesadaran ekologis dalam merawat masa depan bersama. Kami siap memberikan kontribusi terbaik dalam penyelenggaraan kegiatan ini, mulai dari penyusunan materi hingga pendaftaran peserta dari seluruh kampus di Sumatera Utara,” katanya.

Perwakilan PMKRI Sumatera Utara

Perwakilan yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat dialog yang sehat di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Kita hidup dalam masyarakat yang kaya akan keberagaman, baik dari segi agama, suku, maupun budaya. Kegiatan seperti forum lintas iman menjadi ruang yang sangat berharga bagi anak muda untuk saling mengenal, berdialog, dan membangun solidaritas yang tulus. Kami melihat forum ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat persaudaraan kebangsaan sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap isu lingkungan yang semakin krusial,” ungkapnya.

Selain itu, perwakilan dari HMI, PMII, GMNI, dan KAMMI juga menyampaikan dukungan masing-masing, dengan menawarkan berbagai bentuk kontribusi mulai dari jaringan, sumber daya manusia, hingga fasilitas untuk mendukung pelaksanaan program kerja sama.

HARAPAN DAN RENCANA KEDEPAN

Melalui pertemuan ini, Eco Bhinneka Muhammadiyah Sumatera Utara berharap kolaborasi lintas organisasi kepemudaan dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan berbagai program bersama yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal membangun sinergi gerakan pemuda yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Tim penyelenggara National Youth Interfaith Leadership Forum telah dibentuk dan akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah provinsi Sumatera Utara, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta berbagai lembaga pendidikan tinggi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan. Pendaftaran peserta akan dibuka mulai pertengahan Maret 2026 melalui platform daring yang akan diumumkan melalui akun media sosial masing-masing organisasi anggota Cipayung Plus Sumatera Utara.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada satu atau dua kegiatan, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi gerakan pemuda yang berdampak luas bagi Sumatera Utara dan Indonesia secara keseluruhan. Bersama-sama, kita bisa membangun masa depan yang lebih baik dengan menjaga kebhinekaan dan lingkungan hidup kita,” pungkas Tamara Rizki pada akhir pertemuan.

 (Khang's)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama