BATU BARA – Semangat pengabdian dan komitmen kuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat kembali dibuktikan secara nyata. Keluarga Besar Kodim 0208/Asahan menyelesaikan sepenuhnya kegiatan renovasi besar-besaran Panti Asuhan ATH Thohiriyah yang berlokasi di Desa Nanas Siam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan sosial kemanusiaan ini menjadi bukti konkret bahwa keberadaan TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk meringankan beban masyarakat serta memberikan perhatian dan kasih sayang bagi mereka yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan piatu.
Puncak dari rangkaian kegiatan ini ditandai dengan acara peresmian dan penyerahan hasil renovasi yang telah mencapai capaian 100 persen, yang dilaksanakan pada Sabtu (30/05/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Komandan Korem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Sandy Kamidianto. Turut mendampingi dalam kesempatan penting tersebut, Komandan Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 022 PD I/Batu Bara. Kehadiran para pimpinan satuan ini menegaskan perhatian tinggi dan kepedulian besar jajaran TNI terhadap kesejahteraan dan masa depan anak-anak asuh di panti tersebut.
Turut hadir menyaksikan momen penuh makna ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, Mulyadi, yang hadir mewakili Bupati Batu Bara, serta para pejabat terkait, pengurus panti asuhan, dan masyarakat sekitar.
Renovasi Menyeluruh: Ubah Wajah Panti Menjadi Lebih Layak dan Nyaman
Kegiatan renovasi ini bertujuan utama untuk memperbaiki berbagai fasilitas bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan, usang, atau kurang memadai, agar nantinya dapat menjadi tempat tinggal, tempat belajar, dan tempat berkegiatan yang lebih layak, aman, nyaman, dan sehat bagi para penghuninya. Pekerjaan renovasi dilakukan secara menyeluruh dan terperinci, mencakup perbaikan fisik bangunan hingga peningkatan fasilitas penunjang aktivitas sehari-hari.
Komandan Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan fisik telah rampung dikerjakan dengan hasil yang sangat memuaskan. Berbagai perbaikan dan pembangunan baru telah diselesaikan oleh para prajurit yang terjun langsung, didukung oleh sumbangsih dan partisipasi berbagai pihak peduli sesama.
“Alhamdulillah, renovasi fisik yang kami laksanakan telah berhasil mencapai capaian 100 persen dan kini siap digunakan. Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan baru kamar mandi dan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang lebih memadai, perbaikan struktur dan penutup plafon bangunan, pengecatan ulang seluruh ruangan agar tampak cerah dan bersih, pemasangan paving block pada halaman, pelesteran dinding aula utama, pemasangan keramik di area dapur agar higienis, hingga rehabilitasi dan perbaikan akses jalan menuju lokasi mushola agar lebih mudah dijangkau anak-anak,” rinci Dandim Edy Syahputra.
Lebih jauh ia menyampaikan, program ini merupakan wujud nyata dari peran TNI dalam pembinaan teritorial dan pengabdian sosial. Menurutnya, keberadaan TNI di tengah masyarakat harus selalu membawa manfaat, perubahan positif, dan solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada.
“TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, menjaga perbatasan, atau mengamankan ketertiban umum. Kami juga memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai persoalan sosial, sekecil apa pun itu. Melalui kegiatan renovasi ini, kami ingin memberikan manfaat nyata, memberikan kenyamanan, dan memastikan anak-anak panti asuhan dapat tinggal, beribadah, dan belajar dalam lingkungan yang lebih baik, bersih, dan kondusif,” tegasnya.
Danrem 022/Pantai Timur: Fasilitas Bagus, Tapi Pendidikan Tetap Prioritas Utama
Dalam sambutan dan arahannya saat meresmikan hasil renovasi, Komandan Korem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Sandy Kamidianto, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan dedikasi jajaran Kodim 0208/Asahan yang telah berhasil mewujudkan perubahan besar di Panti Asuhan ATH Thohiriyah. Ia menilai, kegiatan ini bukan sekadar perbaikan gedung, melainkan perbaikan masa depan dan penanaman harapan bagi anak-anak yatim.
Namun demikian, Danrem menegaskan pesan yang mendalam dan penting. Menurut beliau, meski fasilitas fisik yang baik, aman, dan nyaman adalah hal yang sangat mendasar dan wajib dipenuhi, namun ada satu hal yang jauh lebih bernilai dan harus menjadi prioritas utama perhatian semua pihak, yaitu pendidikan.
“Bagi kami, perhatian terhadap pendidikan anak-anak panti asuhan harus menjadi fokus utama. Fasilitas yang bagus, gedung yang indah, dan tempat tinggal yang nyaman memang penting sebagai sarana pendukung. Namun, percuma jika fasilitas lengkap namun pendidikan mereka terabaikan. Warisan terbaik, harta paling berharga, dan bekal terbesar yang dapat kita berikan kepada generasi muda, khususnya anak-anak yatim, bukanlah kekayaan materi semata, melainkan pendidikan yang baik. Pendidikanlah yang akan mampu membuka peluang, menjemput masa depan, dan mengubah nasib mereka menjadi lebih baik,” ujar Kolonel Inf Sandy Kamidianto dengan penuh haru.
Beliau juga mengingatkan bahwa anak-anak yang tinggal di panti asuhan memiliki hak, potensi, mimpi, dan cita-cita yang sama persis dengan anak-anak lainnya di luar sana. Tidak ada perbedaan, dan mereka berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya demi menggapai impian mereka.
“Jangan pernah pandang mereka berbeda. Mereka punya mimpi menjadi dokter, guru, tentara, polisi, pengusaha, atau pemimpin, sama seperti anak-anak lain. Tugas kita sebagai orang dewasa, sebagai negara, dan sebagai masyarakat adalah memastikan jalan mereka terang, fasilitas tersedia, dan kesempatan terbuka lebar. Bantu mereka agar bisa mengejar cita-cita tersebut,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kalangan swasta, untuk tidak berhenti sekadar pada perbaikan gedung, melainkan terus berkomitmen peduli terhadap keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yatim piatu.
“Membantu panti asuhan, baik berupa tenaga, pikiran, harta, maupun perhatian, merupakan bentuk amal jariyah yang nilainya sangat besar. Manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, namun akan terus mengalir panjang dan dirasakan dampaknya di masa depan. Mari kita sama-sama menjaga, mendidik, dan memajukan mereka,” imbau beliau.
Sementara itu, pengurus Panti Asuhan ATH Thohiriyah menyambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan atas bantuan renovasi besar-besaran yang dilakukan oleh Kodim 0208/Asahan. Menurut pengurus, kondisi bangunan yang sebelumnya banyak rusak kini berubah total menjadi indah, bersih, dan sangat nyaman untuk ditinggali anak-anak.
Pengurus mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas perhatian, kepedulian, dan kerja keras para prajurit yang rela berpanas-panasan demi memperbaiki tempat tinggal anak-anak asuh. Mereka sangat berharap, semangat kepedulian yang ditunjukkan oleh TNI ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi serta contoh bagi berbagai pihak lain untuk turut serta peduli terhadap sesama, khususnya nasib anak-anak yang kurang beruntung.
Di sisi lain, mewakili Bupati Batu Bara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, Mulyadi, turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Korem 022/Pantai Timur dan Kodim 0208/Asahan. Ia menilai kontribusi nyata yang diberikan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan sosial dan pemenuhan kesejahteraan sosial masyarakat.
“Kehadiran TNI sangat terasa manfaatnya di sini. Renovasi ini sangat meringankan beban kami dan sangat bermanfaat langsung bagi anak-anak. Sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam hal kemanusiaan ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat Batu Bara,” ungkap Mulyadi.
Kegiatan ini pun ditutup dengan suasana haru dan gembira. Di bawah semangat persatuan “TNI dan Rakyat Tidak Terpisahkan”, renovasi Panti Asuhan ATH Thohiriyah tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial yang tinggi, serta menebar harapan baru yang cerah bagi setiap anak yang tinggal di panti asuhan tersebut.


