BADAR.CO.ID

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Tuntaskan Pembangunan Jembatan Armco ke-2 di Desa Mela Dolok Tapanuli Tengah

SATGAS GULBENCAL KODAM I/BB

TAPANULI TENGAH, SUMATERA UTARA – Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan telah resmi menuntaskan pembangunan Jembatan Armco titik kedua di Desa Mela Dolok, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah pada Rabu (11/2/2026). Penyelesaian pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian penting dari upaya Kodam I/Bukit Barisan dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah pascabencana serta memperkuat konektivitas antarwilayah yang sebelumnya mengalami gangguan akibat kerusakan.

Pembangunan jembatan yang dirancang untuk menggantikan struktur sebelumnya yang tidak layak digunakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat lokal, terutama dalam mempermudah mobilitas, aktivitas ekonomi, dan akses terhadap pelayanan umum yang lebih aman dan lancar.

Pembangunan Dilaksanakan oleh Personel Gabungan dengan Dukungan Masyarakat

Proses pembangunan Jembatan Armco ini dilaksanakan oleh personel gabungan dari Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan, yang terdiri dari unsur Yon TP 908/Gaja Dompak, Yon Zipur I/DD, Denzibang 4/1 Sibolga, serta Koramil 05/Kolang. Pelaksanaan pekerjaan juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat Desa Mela Dolok, yang menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dengan elemen masyarakat dalam upaya membangun dan memulihkan infrastruktur daerah.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan di lapangan didukung oleh satu unit alat berat excavator Komatsu PC 200 serta berbagai peralatan kerja manual seperti cangkul, sekop, linggis, dan peralatan pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tahapan konstruksi. Semua personel yang terlibat menjalankan tugas dengan penuh profesionalisme dan komitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.

Satgas Gulbencal Kodam I/BB
Satgas Gulbencal Kodam I/BB Tuntaskan Pembangunan Jembatan Armco ke-2 di Desa Mela Dolok Tapanuli Tengah.

Seluruh Tahapan Pekerjaan Diselesaikan Sesuai Standar Teknis

Kegiatan pembangunan yang dilakukan meliputi serangkaian tahapan kerja yang komprehensif untuk memastikan kualitas dan keamanan konstruksi. Tahapan tersebut antara lain perakitan struktur Armco, pengecoran pondasi jembatan, pemlesteran slof dan tiang penyangga jembatan, pengecatan besi tiang untuk mencegah karat, penimbunan batu pada badan jalan yang menghubungkan ke jembatan, serta proses pemadatan tanah dan material konstruksi guna memastikan kekuatan struktur yang optimal.

Seluruh tahapan pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan rencana dan standar teknis yang ditetapkan oleh pihak terkait, sehingga jembatan siap untuk digunakan secara aman oleh masyarakat. Pemeriksaan akhir yang dilakukan oleh tim teknis juga menunjukkan bahwa konstruksi jembatan memenuhi semua persyaratan keamanan dan kekuatan yang dibutuhkan untuk menopang lalu lintas kendaraan serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

Wujud Komitmen Kodam I/BB dalam Bantu Pemulihan PASCABENCANA

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa rampungnya pembangunan Jembatan Armco di Desa Mela Dolok merupakan bentuk nyata dari komitmen Kodam I/Bukit Barisan melalui Satgas Gulbencal dalam membantu percepatan pemulihan wilayah pascabencana. Menurutnya, infrastruktur yang baik merupakan salah satu kunci utama untuk mendukung kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Rampungnya pembangunan Jembatan Armco ini merupakan wujud komitmen Kodam I/BB melalui Satgas Gulbencal dalam membantu percepatan pemulihan wilayah pascabencana, sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung mobilitas, aktivitas ekonomi, dan pelayanan umum secara aman dan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima dari Pendam I/Bukit Barisan.

Kolonel Asrul menambahkan bahwa keberadaan TNI tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban negara, tetapi juga aktif berperan dalam pembangunan dan pemulihan daerah, terutama di wilayah yang terdampak bencana alam atau memiliki keterbatasan infrastruktur. Sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.

Sumber: Rilis Pers Pendam I/Bukit Barisan

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama