BADAR.CO.ID | Media Online Berita Terki

Sambang Kamtibmas Lintas Kecamatan, Kapolres Batu Bara Pantau Langsung Situasi Keamanan dan Aktivitas Masyarakat


 

BATU BARA — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Batu Bara terus dilakukan melalui peningkatan kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Sambang Kamtibmas yang dilakukan Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., bersama sejumlah pejabat Polda Sumatera Utara dan Kapolres jajaran, Sabtu (3/10/2026).

Berbeda dengan pemantauan yang dilakukan dari satu titik, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah wilayah menggunakan sepeda motor. Cara ini memungkinkan rombongan melihat secara langsung kondisi di lapangan, mulai dari situasi keamanan, kondisi jalan, arus lalu lintas hingga aktivitas masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.

Rombongan memulai perjalanan sekitar pukul 09.45 WIB dari Hotel Singapore Land, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara.

Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menyusuri sejumlah kecamatan. Rute perjalanan meliputi Kecamatan Datuk Tanah Datar, Talawi, Datuk Lima Puluh, Lima Puluh Pesisir hingga Kecamatan Sei Suka.

Sepanjang perjalanan, pemantauan dilakukan terhadap perkembangan situasi wilayah. Kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat menjadi bagian yang diperhatikan selama perjalanan.

Bagi kepolisian, pemantauan langsung di lapangan menjadi bagian dari langkah preventif dalam pemeliharaan Kamtibmas. Dengan melihat kondisi secara langsung, kepolisian dapat memperoleh gambaran mengenai situasi wilayah yang tidak hanya bersumber dari laporan administratif, tetapi juga dari kondisi faktual yang ditemukan selama perjalanan.

Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan tiba di kawasan Pantai Jono, Kecamatan Medang Deras.

Di kawasan wisata tersebut, rombongan beristirahat sejenak sekaligus melihat situasi lingkungan sekitar dan aktivitas masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta memperkuat kehadiran kepolisian di ruang publik. Kawasan yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk jalur transportasi dan kawasan wisata, merupakan bagian dari lingkungan yang perlu mendapat perhatian dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono mengatakan, Sambang Kamtibmas merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri untuk melihat secara langsung perkembangan situasi di lapangan.

“Melalui Sambang Kamtibmas ini, kami dapat melihat dan memantau secara langsung situasi keamanan, kondisi arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Batu Bara. Kehadiran Polri di lapangan merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan menjaga situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Dony.

Menurutnya, pemeliharaan Kamtibmas tidak semata-mata mengandalkan penegakan hukum setelah terjadi gangguan keamanan. Upaya pencegahan melalui patroli, pemantauan wilayah dan komunikasi dengan masyarakat juga memiliki peran penting.

Karena itu, kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem pencegahan sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman. Personel Polres Batu Bara dan Polsek jajaran akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian serta kehadiran di tengah masyarakat, khususnya pada lokasi maupun jalur yang membutuhkan perhatian,” tegasnya.

Keamanan Membutuhkan Partisipasi Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dony juga mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga keamanan lingkungan.

Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai potensi gangguan Kamtibmas. Informasi dari masyarakat menjadi salah satu unsur penting untuk membantu polisi mengetahui kondisi yang berkembang di lingkungan masing-masing.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Apabila mengetahui atau mengalami gangguan Kamtibmas, segera sampaikan kepada kepolisian terdekat atau manfaatkan layanan Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pesannya.

Ajakan tersebut sekaligus menempatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya pemeliharaan keamanan. Pelaporan yang cepat diharapkan dapat membantu kepolisian merespons berbagai informasi mengenai gangguan Kamtibmas maupun dugaan tindak kriminalitas.

Di sisi lain, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat juga diperlukan agar setiap persoalan keamanan dapat ditangani secara proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.

Menyusuri Wilayah untuk Membaca Situasi Lapangan

Kegiatan Sambang Kamtibmas dengan menyusuri sejumlah kecamatan menunjukkan pentingnya pemantauan wilayah secara langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kabupaten Batu Bara memiliki wilayah yang terdiri dari sejumlah kecamatan dengan karakteristik masyarakat dan aktivitas yang beragam. Mobilitas masyarakat, kondisi jalan, aktivitas ekonomi, kawasan permukiman hingga kawasan wisata menjadi bagian dari dinamika yang dapat diamati dalam kegiatan pemantauan lapangan.

Dengan menyusuri wilayah secara langsung, personel kepolisian dapat melihat kondisi yang berkembang sekaligus memperkuat koordinasi antara Polres dan Polsek jajaran.

Rute yang dilalui dalam kegiatan tersebut mencakup sejumlah wilayah, yakni Datuk Tanah Datar, Talawi, Datuk Lima Puluh, Lima Puluh Pesisir dan Sei Suka sebelum rombongan melanjutkan perjalanan hingga kawasan Pantai Jono, Kecamatan Medang Deras.

Kegiatan juga turut didampingi Pejabat Utama Polres Batu Bara serta mendapat pengamanan dari personel Polres Batu Bara.

Preventif sebagai Bagian dari Pemeliharaan Kamtibmas

Secara prinsip, pemeliharaan keamanan tidak hanya berbicara mengenai tindakan setelah terjadi pelanggaran atau tindak pidana. Pencegahan menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Patroli, sambang, pemantauan wilayah dan komunikasi dengan masyarakat merupakan sejumlah bentuk kegiatan yang dapat digunakan untuk mengenali potensi gangguan sejak dini.

Dalam konteks tersebut, Sambang Kamtibmas yang dilakukan Kapolres Batu Bara bersama rombongan menjadi salah satu bentuk kegiatan preventif yang menempatkan kehadiran polisi secara langsung di ruang publik.

Kehadiran tersebut diharapkan bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membuka ruang komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Situasi Kamtibmas yang kondusif pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh aktivitas kepolisian. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, mematuhi aturan lalu lintas, menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan serta segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang juga menjadi bagian penting.

Melalui sinergi tersebut, pemeliharaan keamanan dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.

Polisi Pastikan Pemantauan Terus Dilakukan

Kapolres Batu Bara menegaskan bahwa personel Polres Batu Bara dan Polsek jajaran akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian di wilayah hukum Polres Batu Bara.

Pemantauan lapangan diperlukan untuk mengetahui perkembangan situasi sekaligus menentukan langkah yang diperlukan sesuai kondisi masing-masing wilayah.

Kegiatan Sambang Kamtibmas pada Sabtu tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan lapangan yang dilakukan dengan menyusuri sejumlah wilayah secara langsung.

Dari perjalanan tersebut, kepolisian dapat melihat kondisi wilayah sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dalam situasi yang aman dan tertib.

Pada akhirnya, menjaga Kamtibmas merupakan proses yang membutuhkan konsistensi. Polisi membutuhkan dukungan masyarakat, sementara masyarakat membutuhkan kehadiran aparat yang mampu merespons persoalan keamanan secara cepat, profesional dan sesuai aturan.

Melalui penguatan patroli, sambang, komunikasi serta pemantauan langsung, Polres Batu Bara berupaya menjaga agar dinamika kehidupan masyarakat di berbagai wilayah tetap berlangsung dalam suasana aman dan tertib.

Kegiatan Sambang Kamtibmas tersebut pun menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya persoalan penindakan ketika gangguan telah terjadi, tetapi juga tentang seberapa dini potensi gangguan dapat dikenali dan seberapa kuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat dibangun.Pantauenali dan seberapa kuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat dibangun.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama