BADAR.CO.ID | Media Online Berita Terkini

Dari Danau Laut Tador, Semangat Kemerdekaan Diterjemahkan Menjadi Gerakan Menjaga Alam

TP PKK melakukan aksi peduli lingkungan di Danau Laut Tador. Jpg/Badar.co.id
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Baharuddin Siagian dan jajaran saat mengikuti aksi peduli lingkungan berupa penyiraman eco enzyme, penanaman pohon dan penaburan benih ikan di kawasan Danau Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, Rabu (12/8/2026).


BATU BARA — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Batu Bara tidak hanya berlangsung dalam bentuk seremoni. Di kawasan Danau Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, semangat kemerdekaan justru diterjemahkan melalui gerakan merawat alam, Rabu (12/8/2026).

Di tempat yang menyimpan jejak penting bentang alam Batu Bara itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Batu Bara menggelar aksi lingkungan berupa penyiraman eco enzyme, penanaman pohon, serta penaburan benih ikan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Baharuddin Siagian, serta Staf Ahli TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Lely Syafrizal.

Hadir pula unsur Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, jajaran kepala OPD, camat, kepala desa, pengurus TP PKK kecamatan dan desa, perwakilan perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi kepemudaan.

Memaknai Kemerdekaan dari Alam

Bagi Batu Bara, Danau Laut Tador bukan sekadar hamparan air. Kawasan ini merupakan bagian dari bentang alam yang memiliki nilai ekologis sekaligus potensi sosial dan wisata bagi masyarakat.

Karena itu, kegiatan lingkungan yang digelar menjelang 17 Agustus menjadi pesan bahwa merayakan kemerdekaan tidak harus selalu ditandai dengan kegiatan seremonial. Kemerdekaan juga dapat dimaknai melalui tanggung jawab menjaga ruang hidup dan kekayaan alam yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

Bupati Baharuddin mengapresiasi langkah TP PKK tersebut. Ia menilai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan alam akan memberikan manfaat lebih luas apabila dilakukan secara berkelanjutan.

“Saya senang karena kegiatan ini langsung ke alam. Memang hari ini Bapak Presiden sangat konsen dengan alam,” ujar Baharuddin.

Ia menegaskan, kekayaan alam merupakan salah satu keunggulan Indonesia yang harus dijaga bersama. Menurutnya, gerakan menjaga lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi harus dimulai dari lingkungan terkecil dengan melibatkan masyarakat.

Dari Sisa Dapur Menjadi Kepedulian

Salah satu perhatian yang disampaikan Bupati adalah persoalan sampah organik rumah tangga.

Ia mendorong pemerintah desa agar mulai mengelola sisa sayuran dan buah-buahan sehingga tidak seluruhnya berakhir sebagai sampah. Bahan organik tersebut dapat dimanfaatkan melalui proses fermentasi untuk menghasilkan eco enzyme.

“Setiap desa agar mengumpulkan sampah seperti sayuran dan buah-buahan yang nantinya bisa dijadikan fermentasi dan menjadi eco enzyme. Dengan begitu, sampah-sampah bisa habis dan memberikan manfaat,” pesan Baharuddin.

Gagasan tersebut menempatkan pengelolaan sampah bukan hanya sebagai persoalan kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat.

Penyiraman eco enzyme di kawasan Danau Laut Tador menjadi simbol dari gerakan tersebut. Sementara penanaman pohon diarahkan untuk memperkuat penghijauan dan keseimbangan lingkungan.

Adapun penaburan benih ikan menjadi bagian dari kepedulian terhadap ekosistem perairan dan keberlanjutan sumber daya ikan di kawasan danau.

Merawat Alam, Menyiapkan Masa Depan Wisata

Bupati Baharuddin juga melihat Danau Laut Tador memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Batu Bara.

Namun, pengembangan wisata tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas. Lingkungan yang sehat dan terawat menjadi fondasi utama agar kawasan tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dalam konteks itu, penghijauan, pengelolaan sampah dan pemeliharaan ekosistem perairan menjadi investasi jangka panjang.

Jika kawasan alam terjaga, masyarakat tidak hanya mendapatkan lingkungan yang lebih nyaman, tetapi juga berpeluang memperoleh manfaat ekonomi dari berkembangnya aktivitas wisata dan ekonomi lokal.

Apresiasi untuk Gerakan TP PKK

Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Baharuddin Siagian menerima piagam penghargaan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara.

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan serta kelestarian alam.

Momentum di Danau Laut Tador akhirnya membawa satu pesan sederhana namun penting: kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang menentukan warisan apa yang akan ditinggalkan untuk generasi mendatang.

Dari pohon yang ditanam, ikan yang ditebar hingga sampah organik yang diolah, semangat memperingati 81 tahun Indonesia merdeka di Batu Bara menemukan bentuknya dalam tindakan nyata—merawat alam hari ini untuk kehidupan yang lebih baik esok hari.(*)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama