SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Sumatera Utara pada Sabtu (15/8/2026) sore. Guncangan terjadi pada pukul 17.54.52 WIB dan tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan informasi resmi BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 2,97 derajat Lintang Utara (LU) dan 98,95 derajat Bujur Timur (BT). BMKG mencatat gempa tersebut berada di wilayah darat dengan kedalaman 163 kilometer.
Dalam informasi awalnya, BMKG mencatat lokasi episenter berada sekitar 10 kilometer arah tenggara Simalungun, Sumatera Utara. Pada halaman detail gempa BMKG, lokasi juga disebut sekitar 12 kilometer barat laut Pematangsiantar.
Tidak Berpotensi Tsunami
Meski memiliki kekuatan cukup besar, BMKG memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Informasi tersebut disampaikan BMKG dalam rilis gempa yang diterbitkan beberapa menit setelah kejadian. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.
Data Gempa BMKG
Waktu: Sabtu, 15 Agustus 2026, 17.54.52 WIB
Magnitudo: 6,4
Koordinat: 2,97 LU – 98,95 BT
Kedalaman: 163 kilometer
Lokasi: sekitar Simalungun, Sumatera Utara
Potensi tsunami: Tidak berpotensi tsunami
Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Gempa dengan magnitudo 6,4 tersebut dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah Sumatera Utara dan bahkan getarannya dirasakan hingga beberapa wilayah di Aceh. Sejumlah laporan media menyebutkan adanya warga di sejumlah daerah yang merasakan guncangan.
Namun, hingga informasi ini diterbitkan, belum terdapat laporan resmi dari BMKG mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Pendataan mengenai dampak gempa di sejumlah wilayah masih dapat berkembang seiring masuknya laporan dari masyarakat dan instansi terkait.
BMKG mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari lembaga berwenang. Masyarakat juga diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Bagi masyarakat yang merasakan guncangan, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama dengan memastikan kondisi bangunan dan menghindari bagian bangunan yang mengalami kerusakan atau berpotensi membahayakan.
BMKG: Tetap Waspada Gempa Susulan
BMKG menegaskan bahwa gempa susulan dapat terjadi setelah gempa utama. Karena itu, masyarakat di wilayah Sumatera Utara dan daerah yang merasakan guncangan diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Informasi mengenai gempa bumi dan perkembangan selanjutnya sebaiknya merujuk pada kanal resmi BMKG.
Peristiwa gempa M 6,4 ini menjadi perhatian masyarakat Sumatera Utara karena kekuatannya cukup signifikan. Meski demikian, status tidak berpotensi tsunami menjadi informasi penting yang disampaikan BMKG kepada masyarakat.
Catatan: Artikel ini menggunakan data parameter gempa BMKG yang tersedia pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Parameter gempa dapat diperbarui BMKG apabila terdapat hasil analisis lebih lanjut.

