![]() |
| Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., menyampaikan rasa duka cita mendalam dan doa tulus di hadapan jenazah almarhum Herman Antonius Sitorus di kediaman Dusun Kartini, Desa Titi Payung. |
BATU BARA – Rasa duka mendalam menyelimuti Dusun Kartini, Desa Titi Payung, Kecamatan Air Putih, Sabtu (06/06/2026). Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., terlihat hadir langsung di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Herman Antonius Sitorus (51 tahun), sosok yang bukan hanya kerabat, namun juga sahabat dekat serta bagian dari perjalanan hidup dan perjuangan beliau.
Kehadiran Wakil Bupati Syafrizal ke kediaman duka tersebut menjadi bukti nyata kedekatan batin dan kepedulian pemimpin daerah terhadap masyarakatnya, terlebih lagi atas kepergian sosok yang memiliki tempat istimewa di hatinya. Dalam kunjungan itu, Wabup didampingi sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, yakni Heri Suandani, Alpon Sirait, dan Daman, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, H. Russian Heri. Rombongan pimpinan daerah ini datang khusus untuk mendoakan dan turut berbagi rasa kehilangan bersama keluarga besar almarhum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, Herman Antonius Sitorus menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, di Rumah Sakit Umum Bidadari. Kabar kepergiannya ini dengan cepat menyebar di kalangan kerabat dan masyarakat, mengingat sosok almarhum dikenal luas sebagai pribadi yang ramah, baik hati, dan memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan keluarga Wakil Bupati Batu Bara.
Lebih dari Sekadar Kerabat, Sahabat Seperjuangan
Di tengah suasana haru dan linangan air mata, Wakil Bupati Syafrizal tampak sangat kehilangan. Dalam ungkapan hatinya, beliau menegaskan bahwa sosok Herman Antonius Sitorus memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam hidupnya. Kehadiran beliau di rumah duka pagi itu adalah wujud ketulusan hati seorang sahabat yang datang melepas kepergian sahabatnya sendiri.
"Almarhum bukan hanya sekadar kerabat dekat bagi saya dan keluarga, tetapi beliau adalah sahabat. Beliau memiliki kedekatan yang sangat erat dengan keluarga kami, dan yang paling penting, Herman adalah bagian dari perjalanan panjang perjuangan yang telah kami lalui bersama dari awal hingga saat ini," ungkap Wabup Syafrizal dengan nada suara yang terdengar bergetar dan penuh kesedihan.
Bagi Wabup Syafrizal, kepergian Herman bukan sekadar kehilangan seorang warga atau kerabat, melainkan kehilangan sosok yang selalu ada, setia mendampingi, dan berjuang bersama membangun cita-cita serta harapan bagi daerah ini. Kenangan, kebersamaan, dan jejak langkah yang telah dilalui bersama menjadi kenangan indah yang akan terus dikenang seumur hidup.
"Beliau adalah saksi sejarah perjalanan kami. Ada banyak cerita, perjuangan, dan harapan yang kami bangun bersama. Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang sulit tergantikan, namun kami yakin semua ini adalah ketentuan dan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa," tambahnya.
Doa Tulus dan Penghormatan Terakhir
Wakil Bupati Syafrizal pun memimpin doa dan memanjatkan harapan terbaik bagi almarhum. Beliau berdoa semoga segala amal kebaikan, kebaikan hati, dan ketulusan yang dimiliki almarhum selama di dunia diterima oleh Allah SWT, serta segala khilaf dan kesalahan yang pernah diperbuat diampuni sepenuhnya.
"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan tempat terbaik dan paling mulia di sisi-Nya kepada almarhum Herman Antonius Sitorus. Semoga beliau ditempatkan di surga-Nya, di antara orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Kami juga memohon agar Allah mengampuni segala khilaf, salah, dan kekurangan beliau semasa hidup," ujar Wabup Syafrizal penuh keikhlasan.
Selain mendoakan almarhum, Wabup juga menyampaikan dukungan moral dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan—istri, anak-anak, serta seluruh keluarga besar yang kini sedang berduka mendalam. Beliau berpesan agar keluarga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, keikhlasan, dan penghiburan dalam menghadapi ujian berat ini.
"Kepada istri, anak-anak, dan seluruh keluarga besar yang ditinggalkan, kami turut merasakan kesedihan yang sama. Kami berdoa semoga kalian semua diberikan kekuatan hati, ketabahan, dan keikhlasan yang luas dalam menerima takdir ini. Jangan ragu untuk datang dan menyampaikan keperluan apa pun kepada kami, karena kami menganggap keluarga almarhum adalah keluarga kami sendiri," tegasnya.
Kehadiran Pimpinan Daerah Penghibur Duka
Kehadiran Anggota DPRD Heri Suandani, Alpon Sirait, Daman, serta Pj. Sekda H. Russian Heri bersama Wakil Bupati menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian antar pimpinan daerah tidak hanya tampak dalam forum resmi pemerintahan, tetapi nyata terasa saat masyarakat sedang tertimpa musibah.
Mereka semua memberikan penghormatan terakhir dengan mengelus jenazah dan berdoa beriringan. Keluarga almarhum mengaku sangat terharu dan merasa dihargai atas perhatian mendalam yang diberikan Wakil Bupati beserta rombongan. Kehadiran mereka menjadi penawar duka dan kekuatan besar bagi keluarga yang sedang berjuang mengikhlaskan kepergian orang tercinta.
Herman Antonius Sitorus telah berpulang, namun jejak kebaikan, persahabatan, dan kenangan manis yang ia tinggalkan akan terus hidup di hati keluarga, sahabat, dan seluruh masyarakat Desa Titi Payung. Bagi Wakil Bupati Syafrizal, sahabatnya itu mungkin telah tiada raganya, namun semangat dan kenangan perjuangan mereka bersama akan tetap abadi dan menjadi bagian dari sejarah perjalanan hidup beliau.
"Selamat jalan sahabatku, Herman Antonius Sitorus. Terima kasih atas segala kebersamaan, kesetiaan, dan perjuangan yang telah kita lalui bersama. Tenanglah di sana, damailah di sisi-Nya. Kami yang ditinggalkan akan terus mendoakanmu hingga nanti kita dipertemukan kembali di tempat yang paling indah di sisi Allah SWT," pungkas Wakil Bupati Syafrizal mengakhiri kunjungan duka tersebut.

