BADAR.CO.ID

Bapenda Batu Bara Gelar Gebyar Penyampaian DHKP dan SPPT PBB 2026: Apresiasi Kontribusi Wajib Pajak dan Capaian Tingkat Kecamatan hingga Desa

 
Bapenda Batu Bara
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. didampingi Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP. dan Plt. Sekda membuka secara resmi kegiatan Gebyar Penyampaian DHKP dan SPPT PBB Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Senin (25/05/2026).Bapenda Batu Bara Gelar Gebyar Penyampaian DHKP dan SPPT PBB 2026: Apresiasi Kontribusi Wajib Pajak dan Capaian Tingkat Kecamatan hingga Desa.

BATU BARA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara menggelar kegiatan akbar bertajuk Gebyar Penyampaian Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026. Kegiatan strategis ini sekaligus dirangkaikan dengan momen istimewa pemberian penghargaan, piagam, plakat, dan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembayaran pajak daerah, serta pemberian hadiah insentif bagi pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan berprestasi dalam capaian realisasi penerimaan.

Acara berlangsung dengan penuh semangat dan khidmat pada Senin, 25 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh. Kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mengelola pendapatan daerah, sekaligus wujud penghargaan tulus atas peran serta dunia usaha, pemerintah tingkat bawah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui kewajiban perpajakan.

Dihadiri Pimpinan Tertinggi: Bukti Perhatian Besar Terhadap PAD

Gebyar ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kabupaten Batu Bara, Bapak Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., didampingi oleh Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara, Bapak Syafrizal, S.E., M.AP., serta Penjabat Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara. Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi daerah ini menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan Kabupaten Batu Bara.

Turut hadir dan memeriahkan kegiatan tersebut adalah perwakilan dari PT. Bank Sumut selaku mitra strategis pembayaran pajak, para Camat, Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Batu Bara, pimpinan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Batu Bara, serta para notaris yang juga memiliki peran penting dalam transaksi perpajakan. Kehadiran beragam unsur ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan pemerintah desa dalam satu tujuan yang sama: memajukan Batu Bara.

Pesan Bupati: Pajak Adalah Tulang Punggung Pembangunan

Dalam arahannya yang disampaikan di hadapan seluruh peserta, Bapak Baharuddin Siagian menekankan pentingnya peran pajak daerah sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, besar kecilnya kemampuan pemerintah dalam membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan fasilitas umum lainnya sangat bergantung pada kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Bupati mengimbau seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha, pemilik aset, hingga warga biasa, untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak daerah. Hal ini bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk dukungan nyata dan partisipasi aktif warga dalam kemajuan daerah tempat tinggalnya.

“Pajak yang kita bayarkan adalah darah segar bagi pembangunan Kabupaten Batu Bara. Setiap rupiah yang disetorkan akan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk jalan yang mulus, sekolah yang layak, puskesmas yang lengkap, dan berbagai fasilitas publik lainnya. Saya mengimbau dan mengajak kita semua, mari kita terus tingkatkan kepatuhan, mari kita bangun kesadaran bersama, demi Batu Bara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Bapak Baharuddin Siagian.

Beliau juga mengapresiasi kinerja Bapenda Kabupaten Batu Bara yang dinilai terus berinovasi dan bekerja keras dalam melakukan pemutakhiran data, sosialisasi, hingga pelayanan yang semakin memudahkan masyarakat. Transformasi layanan yang dilakukan, termasuk sistem pembayaran digital, disebutnya sebagai langkah tepat agar masyarakat semakin nyaman dan patuh membayar pajak.

Apresiasi dan Reward: Bentuk Terima Kasih dan Motivasi

Puncak acara yang paling ditunggu dan menjadi momen penuh kebanggaan adalah sesi penyerahan penghargaan. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batu Bara memberikan piagam penghargaan dan plakat kepada sejumlah perusahaan dan badan usaha yang dinilai paling patuh, paling tertib, dan memberikan kontribusi terbesar dalam pembayaran pajak daerah tahun berjalan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keberhasilan perusahaan juga berarti keberhasilan daerah, dan kontribusi mereka sangat dihargai.

Tidak hanya dunia usaha, pemerintah daerah juga memberikan reward dan hadiah insentif kepada pihak Kecamatan, Desa, maupun Kelurahan yang berhasil meraih capaian realisasi penerimaan PBB-P2 terbaik, tertinggi, dan paling optimal. Penghargaan ini diberikan berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras para camat, kepala desa, lurah, serta seluruh perangkatnya yang turun langsung ke lapangan menyosialisasikan dan mengumpulkan pajak dari warga.

Pemberian apresiasi ini memiliki dua makna mendalam: sebagai ucapan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan, sekaligus sebagai motivasi agar tahun-tahun mendatang kinerja penerimaan pajak dapat semakin ditingkatkan lagi, meluas jangkauannya, dan semakin akurat datanya.

Perwakilan perusahaan dan kepala desa penerima penghargaan mengaku sangat bangga dan berterima kasih. Penghargaan ini menjadi semangat tambahan bagi mereka untuk terus menjaga kepatuhan dan membantu pemerintah mengajak warga sekitar untuk ikut serta berpartisipasi.

Sinergi Kunci Keberhasilan Optimalisasi Pajak

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan penyampaian DHKP dan SPPT PBB ini adalah langkah awal penting dalam siklus penerimaan pajak tahunan. Dengan tersampaikannya dokumen ini, warga masyarakat dapat mengetahui besaran kewajiban pajaknya dan segera melunasi tepat waktu.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat dan mengokohkan sinergi yang sudah terjalin baik antara pemerintah daerah, dunia usaha, instansi terkait seperti Bank Sumut, hingga masyarakat luas. Optimalisasi penerimaan pajak daerah tidak bisa dilakukan sendirian oleh pemerintah, melainkan butuh kerja sama tangan semua pihak.

“Melalui kegiatan Gebyar ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kita sejalan, kita satu tujuan. Pemerintah hadir untuk melayani dan membangun, masyarakat dan dunia usaha hadir untuk mendukung melalui kewajiban perpajakan. Semakin kuat sinergi ini, semakin kuat pula pondasi pembangunan Kabupaten Batu Bara,” ujar Kepala Bapenda.

Acara ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan optimisme. Bupati beserta jajaran berharap, semangat yang dibangun hari ini dapat membawa Kabupaten Batu Bara menuju pencapaian realisasi pajak yang melampaui target di tahun 2026 ini, demi mewujudkan visi Batu Bara Bahagia, daerah yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera masyarakatnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama