Bogor – Bupati Kabupaten Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., beserta Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada hari Senin (02/02/2026) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh pelosok negeri ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan kesinambungan arah pembangunan nasional serta mempercepat capaian target pembangunan berkelanjutan.
ACARA BESAR YANG HADIRKAN SELURUH ELEMEN PEMERINTAHAN
Rakornas tahun ini menghadirkan para menteri Kabinet Merah Putih, seluruh Gubernur dan Wakil Gubernur dari 38 provinsi di Indonesia, Bupati dan Wakil Bupati dari 416 kabupaten, Walikota dan Wakil Walikota dari 98 kota, serta jajaran tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dengan tema utama "Sinergi Kuat, Pembangunan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat", acara yang berlangsung selama dua hari ini dirancang untuk menyelaraskan visi dan misi pembangunan antara pusat dan daerah, serta membahas berbagai isu strategis yang menjadi prioritas nasional tahun 2026.
Tempat acara yang luas dengan kapasitas ribuan orang terlihat penuh sesak oleh para peserta yang datang dari seluruh Indonesia. Setiap delegasi daerah membawa dengan mereka laporan perkembangan pembangunan di wilayah masing-masing, serta berbagai usulan dan masukan yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi kebijakan pemerintah pusat ke depannya.
Kepala Staf Kepresidenan, yang juga menjadi ketua panitia pelaksana Rakornas, menjelaskan bahwa acara ini memiliki peran sangat penting dalam menjaga konsistensi dan sinkronisasi pembangunan di seluruh Indonesia. "Rakornas ini bukan hanya sekadar acara bertemu, tetapi merupakan momen penting di mana kita bersama-sama mengevaluasi capaian pembangunan tahun lalu dan menyusun langkah-langkah strategis untuk tahun depan. Semua elemen pemerintahan harus bergerak seirama untuk mencapai tujuan bersama yaitu kesejahteraan rakyat," ujarnya dalam sambutan pembukaan sesi kerja.
PRESIDEN PRABOWO: KOLLABORASI ANTARELEMEN BANGSA HARUS DI PERKUAT, PENGENTASAN KEMISKINAN JADI AGENDA UTAMA
Dalam sambutannya yang penuh semangat dan pemikiran mendalam, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kolaborasi antarelemen bangsa sebagai fondasi utama dalam membangun negeri yang lebih baik. Presiden mengemukakan bahwa kesatuan dan kerja sama yang erat antara pusat dan daerah merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, termasuk tantangan ekonomi global, perubahan iklim, dan penyebaran teknologi digital.
"Kita harus menyadari bahwa Indonesia adalah negara besar dengan keragaman yang luar biasa. Oleh karena itu, sinergi antara pusat dan daerah bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi menjadi keharusan mutlak. Tanpa kerja sama yang baik, kita tidak akan mampu mencapai tujuan pembangunan yang kita cita-citakan," tegas Presiden Prabowo Subianto.
Presiden juga menekankan bahwa seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat pusat hingga desa, harus memahami peran dan tanggung jawab masing-masing secara utuh dan menyeluruh. Menurutnya, kepemimpinan yang adil, jujur, dan penuh integritas harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan, karena hal ini merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang tenteram, harmonis, dan makmur.
"Saya mengingatkan sekali lagi kepada seluruh jajaran pemerintah, baik di pusat maupun daerah, untuk selalu menjalankan tugas dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, integritas yang tak tergoyahkan, dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat banyak. Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mampu membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat," ucap Presiden dengan nada tegas namun penuh kasih sayang.
Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Presiden adalah mengenai pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat yang disebutkan sebagai agenda utama yang harus diperjuangkan secara konsisten dan berkelanjutan oleh seluruh tingkatan pemerintahan. Menurut Presiden, meskipun telah terjadi kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa setiap warga negara Indonesia dapat menikmati hasil pembangunan secara adil dan merata.
"Pengentasan kemiskinan bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga masalah keadilan sosial. Kita tidak akan bisa mengatakan telah berhasil membangun negeri jika masih ada saudara kita yang hidup dalam kesulitan dan kemiskinan. Oleh karena itu, seluruh kekuatan kita harus difokuskan untuk menangani masalah ini dengan serius dan komprehensif," jelas Presiden Prabowo Subianto.
Presiden juga mengumumkan beberapa program baru yang akan diluncurkan pemerintah pusat tahun ini untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah, antara lain program peningkatan kapasitas sumber daya manusia daerah, program pendirian industri kecil dan menengah berbasis potensi lokal, serta program pembangunan infrastruktur pedesaan yang lebih terintegrasi.
BUPATI BATU BARA: ARAHAN PRESIDEN JADI PEDOMAN PENTING DALAM PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN
Menanggapi arahan dan pesan penting yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Bupati Kabupaten Batu Bara H. Baharuddin Siagian menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh Presiden menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Batu Bara. Menurutnya, setiap poin yang disampaikan oleh Presiden sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan pembangunan di wilayahnya.
"Kita sangat menghargai arahan yang disampaikan oleh Presiden hari ini. Setiap kata dan pesan yang disampaikan menjadi komitmen bersama bagi kami di daerah untuk bekerja lebih terarah, jujur, dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat. Kami menyadari bahwa tugas kami sebagai pemerintah daerah adalah menjadi ujung tombak dalam mewujudkan program-program pembangunan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat," ujar Bupati Baharuddin Siagian saat ditemui usai mengikuti sesi pembukaan Rakornas.
Bupati juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat dan ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, hanya dengan kerja sama yang erat dan sinkronisasi yang baik, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
"Sinergi pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan pembangunan. Kami di Kabupaten Batu Bara selalu siap untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam setiap program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga akan terus menyampaikan kebutuhan dan potensi daerah agar dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan nasional," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., menambahkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menjadi fokus utama pemerintah Kabupaten Batu Bara tahun ini. Menurutnya, beberapa program strategis telah disiapkan untuk mendukung agenda ini, antara lain program pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi, program pendirian kelompok usaha masyarakat, dan program pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
"Kami telah menyusun rencana kerja yang terarah dan terukur untuk menangani masalah kemiskinan di Kabupaten Batu Bara. Dengan dukungan dari pemerintah pusat dan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat, kami yakin bahwa capaian target pengentasan kemiskinan tahun ini dapat tercapai dengan baik," ujar Wakil Bupati Syafrizal.
Kedua pemimpin daerah ini juga menyampaikan bahwa mereka akan segera melakukan sosialisasi arahan Presiden kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Batu Bara, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, serta kepada seluruh komponen masyarakat untuk memastikan bahwa pesan penting dari Presiden dapat diterima dan dijalankan secara menyeluruh di wilayah tersebut.
RENCANA TINDAK LANJUT PEMERINTAH KABUPATEN BATU BARA
Setelah mengikuti Rakornas ini, pemerintah Kabupaten Batu Bara telah menyusun beberapa langkah tindak lanjut yang akan segera dijalankan, antara lain:
1. Pembentukan Tim Koordinasi Khusus: Tim yang akan menangani sinkronisasi program pembangunan antara pusat dan daerah, serta memastikan bahwa semua arahan dari Presiden dapat diimplementasikan dengan baik di Kabupaten Batu Bara.
2. Evaluasi dan Penyesuaian Rencana Pembangunan: Melakukan evaluasi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batu Bara untuk menyesuaikannya dengan arahan dan program pemerintah pusat yang telah disampaikan dalam Rakornas.
3. Pelaksanaan Sosialisasi yang Luas: Melakukan sosialisasi arahan Presiden kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pengusaha, dan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Batu Bara agar seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif dalam upaya pembangunan.
4. Peningkatan Kolaborasi dengan Instansi Pusat: Memperkuat kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah pusat yang terkait dengan pembangunan di daerah, khususnya dalam hal pendanaan dan bantuan teknis.
5. Pembuatan Laporan Kemajuan Berkala: Menyusun laporan kemajuan pelaksanaan program pembangunan secara berkala dan menyampaikannya kepada pemerintah pusat untuk memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Batu Bara berjalan sesuai dengan arahan dan target yang telah ditetapkan.
"Kami berkomitmen untuk menjalankan semua arahan dari Presiden dengan sebaik-baiknya. Kabupaten Batu Bara memiliki potensi yang besar untuk berkembang, dan dengan dukungan dari pemerintah pusat serta kerja keras seluruh masyarakat, kami yakin bahwa Kabupaten Batu Bara akan semakin maju dan sejahtera," pungkas Bupati H. Baharuddin Siagian dengan penuh keyakinan.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kerja sama antara seluruh elemen bangsa dalam membangun Indonesia yang lebih baik, adil, dan makmur bagi seluruh rakyatnya.
(Khang's)

