![]() |
| Polres Batu Bara Perketat Pengamanan Gereja di Awal Tahun 2026, Jamin Ibadah Umat Kristiani Aman dan Khidmat. |
BATU BARA, SUMATERA UTARA – Mengawali Tahun Baru 2026, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara mengambil langkah proaktif dengan memperketat pengamanan di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukumnya. Langkah ini ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah, terutama dalam momentum pergantian tahun dan perayaan keagamaan.
Pemberitaan ini disampaikan Kapolres Batubara, AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan SH M.H, melalui Kepala Seksi Humas Polres Batubara, pada hari Kamis (1/1/2026). Menurutnya, pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di setiap gereja, khususnya pada jam-jam ibadah. Selain penjagaan terbuka yang terlihat langsung oleh jemaat, personel juga melaksanakan patroli dan pengawasan secara intensif di sekitar lokasi gereja, termasuk pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran akses dan menghindari kemacetan yang dapat mengganggu kegiatan ibadah.
“Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, terutama pada momentum yang sensitif seperti pergantian tahun dan perayaan keagamaan,” tegas Kapolres. Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat keamanan di sekitar gereja tidak hanya bertujuan mencegah gangguan, tetapi juga untuk membangun rasa percaya dan kedamaian antarumat beragama.
Salah satu perwira pengendali pengamanan yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan, “Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman, khidmat, dan tanpa rasa khawatir. Kami berusaha memberikan layanan terbaik agar jemaat dapat fokus pada ibadah mereka.”
Selain penempatan personel dan patroli, personel juga melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap barang bawaan jemaat guna mencegah masuknya barang berbahaya ke dalam gereja. Koordinasi yang erat juga dilakukan dengan pengurus gereja untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk penyusunan rencana tanggapan darurat jika terjadi keadaan darurat.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan ini melibatkan berbagai satuan di Polres Batu Bara, antara lain Satuan Samapta, Satuan Sabhara, dan Bhabinkamtibmas dari setiap Polsek di wilayah Batu Bara. Personel yang bertugas dilatih untuk bertindak dengan profesional, sopan, dan menghormati nilai-nilai keagamaan umat Kristiani.
Sejumlah jemaat yang ditemui memberikan tanggapan positif terhadap upaya pengamanan ini. Susi, seorang jemaat dari Gereja HKBP Batu Bara, mengatakan, “Kami merasa lebih tenang dan nyaman beribadah dengan kehadiran polisi di sekitar gereja. Ini menunjukkan perhatian aparat keamanan terhadap kebutuhan umat beragama.”
Kapolres Batubara berharap, dengan pengamanan yang maksimal, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di awal Tahun 2026 tetap terjaga. Selain itu, ia juga berharap terciptanya suasana toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kabupaten Batu Bara, di mana setiap umat beragama dapat menjalankan ibadah dan aktivitasnya dengan damai dan hormat-menghormati.
Upaya pengamanan gereja di awal Tahun 2026 ini juga menjadi bagian dari program berkelanjutan Polres Batu Bara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejak beberapa tahun terakhir, Polres Batu Bara selalu melakukan pengamanan di tempat-tempat ibadah pada berbagai momentum penting, baik untuk umat Kristiani maupun umat lainnya, sebagai bentuk wujud komitmennya dalam membangun masyarakat yang damai, aman, dan harmonis.
Dengan kolaborasi antara aparat keamanan, pengurus gereja, dan masyarakat, diharapkan kegiatan ibadah di awal Tahun 2026 berjalan lancar dan tanpa kendala. Hal ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama dan memelihara stabilitas keamanan negara.
(Khang's)

