BADAR.CO.ID

Bupati Batu Bara Gerak Cepat Tanggapi Kekeringan Sawah, Gotong Royong Menghempang Sungai Ramunia Digelar

Bupati Batu Bara Gerak Cepat
Bupati Batu Bara Gerak Cepat Tanggapi Kekeringan Sawah, Gotong Royong Menghempang Sungai Ramunia Digelar.


Batubara, keluhan petani di sejumlah desa Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, terkait keringnya lahan persawahan segera ditindaklanjuti. Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bergerak cepat dengan memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara untuk menggelar gotong royong bersama kelompok tani guna menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, agar air dapat dialirkan ke saluran irigasi persawahan.Rabu (28/01/2026).

Kegiatan gotong royong ini menjadi upaya darurat mengatasi kekurangan pasokan air yang telah mengancam lahan pertanian warga. Puluhan petani dan warga desa turun langsung ke sungai sejak pagi hari, menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, ember, dan bambu untuk membangun tanggul sementara. Tujuan pembangunan tanggul adalah mengarahkan aliran air Sungai Ramunia menuju saluran irigasi yang mengairi area persawahan di wilayah Daerah Irigasi Perkotaan.

Ketua Kelompok Tani ALS Desa Titi Payung, Rasyid, menjelaskan bahwa debit air Sungai Ramunia belakangan menurun drastis, sementara kebutuhan air untuk sawah sangat mendesak. 

“Kami sepakat bergotong royong agar air dapat kembali mengalir ke persawahan. Ini adalah langkah darurat untuk menjaga tanaman padi agar tetap memperoleh pasokan air yang memadai, karena tanpa itu, petani berpotensi mengalami penurunan hasil panen,” ucapnya. Menurut Rasyid, kegiatan ini dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertanian di desa-desa Kecamatan Air Putih.

Kepala Desa Pasar Lapan, Hendrik Hutasoit, yang turut meninjau kegiatan, mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan warga. Ia menilai budaya gotong royong masih menjadi solusi nyata dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur irigasi.

“Kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sektor pertanian. Pemerintah desa akan terus mendukung upaya-upaya masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di desa,” katanya.

Setelah proses penghempangan selesai, aliran Sungai Ramunia mulai masuk ke saluran irigasi dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan Desa Pasar Lapan dan sekitarnya. Warga menyampaikan harapan agar ke depan pihak terkait memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan dan perbaikan irigasi permanen, sehingga kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan hasil produksi pertanian terus meningkat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten 2 Setdakab Batu Bara Rusian Heri, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara Hendra Kumara, S.P., M.M. Keberadaan pejabat ini menunjukkan komitmen Pemkab Batu Bara untuk merespon cepat keluhan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik guna menciptakan masyarakat Batu Bara yang Bahagia.

(Khang's)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama