Asahan | Badar.co.id. Selain Tanah Karo, Asahan juga berpotensi menjadi juara satu dalam Predaran Narkoba Jenis Sabu Sabu di tingkat Sekolah Dasar ,SMP dan SMA hal ini diungkapkan DR Hinca Panjaitan .SH .MH . Didepan Kepala Badan Narkota Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara Bigjen Pol Tatar Nugroho SIK saat menerima keluhan dari sejumlah relawan Narkoba di Sumut , pada hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 sekira pukul 10.30 WIB di Rumah Rehabilitasi Napza Amanah Di Desa Sei Silau Timur Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan.
Turut hadir dalam Acara pemberian Semangat pada peserta Rehab Narkoba anak di bawah umur itu ,Ketua Partai Demokrat Asahan Lela Sari S.Sos ,Wakil Bupati Asahan Rianto SH.MAP,Wakil Ketua DPRD Asahan Joko Panjaitan SH ,didampingi 5 anggota DPRD Asahan dari Partai Demokrat,Kepala BBN Asahan dan Seratusan Masyarakat dari Asahan dan Tanah Karo.
Dalam Pidatonya Hinca mengatakan keprihatinan akan pengguna Narkoba ditingkat Anak Anak di Sumut menjadi perhatian Khusus untuk bagaimana pemberantasan Narkoba di hari memperingati Pendidikan Nasional ," sebab orang tua (mamak) saya seorang tenaga pendidikan (guru SD) , suatu hari anak anak tetangga mamak saya dimintai uang dengan kalimat " opong minta uang Jajan ,setelah diberi dan ditanya untuk beli apa uangnya ,anak anak itu menjawab untuk membeli Permen Sabu ,tentunya hal ini menjadi penomena yang sangat memilukan bagi kami dan Klinik Amanah dan Panti Rehab Amanah yang dikelola DPR Junaidi dan Kak Lela Sari Sinaga ini merupakan satu satunya Panti rehab yang diresmikan Presiden Ke Enam Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Istrinya Almarhum Ani Yudhoyono beserta anaknya AHY dan Ibas Yudhoyono yang saat itu melakukan kunjungan di Sumut , kata Hinca. (2/5/26).
Senada juga dikatakan sejumlah Relawan Pink dari Tanah Karo " Masyarakat lebih takut dengan Polisi pak, jika kami (relawan - Pink ) turun ke lokasi pecandu dan ke sekolah sekolah yang siswanya sudah di kondisikan oleh kurir dan bandar Sabu setempat ,mereka langsung kabur terbitit birit ,selain itu ada sejumlah Gudang -Gudang yang di sebut sebut Pabrik Sabu banyak di tanah karo "sebut Relawan.
Sementara itu Kepala BNN Provinsi Brigjen Pol Tatar Nugroho SIK berjanji akan membentuk Relawan Narkoba Seperi yang ada di Tanah Karo setelah dilantik nanti kita akan buat untuk seluruh Sumut ,sebab Relawan Pink memiliki gagasan yang bagus dengan berangkat dari anak anak peserta Paskibra pada awal melakukan pemberantasan di Tanah Karo yang menjadikan anak sekolah sebagai peserta selanjutnya di Asahan juga akan kita bentuk seperti yang dilakukan di Karo.
Sementara itu Dokter Junaidi dalam pidatonya juga mengatakan telah merehab seribuan pecandu Narkoba dari berbagai penjuru Sumut.
Wakil Bupati Asahan Rianto SH .MAP mengaku siap menerima anak anak melanjutkan pendidikannya di Asahan melalui program pendidikan setelah selesai di nyatakan pulih oleh pihak panti rehab. (2/5/2026).
Rianto yang sebelumnya menjabat Kapolsek di sejumlah Polsek di Asahan mengaku geram terhadap para bandar Narkoba yang sempat ditindaknya saat ia menjabat..( Tim )
