![]() |
| KIPPAS " Geruduk " 3 SKPD di Jajaran Pemkab Asahan. |
ASAHAN - Koalisi INDIPENDENT PEMUDA PEDULI ASAHAN ( KIPPAS ) yang terdiri dari LSM GAMPKER,.LSM GEMMAKKO,.dan LSM TUMPAS Geruduk 3 SKPD di Jajaran Pemkab Asahan yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja,.dan Dinas Perumahan dan Permukiman.
Dari ke tiga Kantor SKPD Tersebut, tidak ada seorangpun dari Dinas terkait yang Berani Menemui Para Pengunjukrasa sehingga Terkesan Takut Memberikan Klarifikasi langsung atas apa yang di sampaikan dalam Statement " Ujar Andri S.Pandiangan kepada awak Media ( 28/4 ).
Dalam Orasinya Andri Menyampaikan " sampai saat ini Kepala Dinas Kesehatan dr. Hari Sapna masih Menerapkan Upah / Insentif bagi Kader Posyandu sebesar Rp. 40.000, per bulan , Apakah ini Wajar ? Sedangkan Biaya Untuk Perjalanan Dinas Biasa sampai Milyaran Rupiah. Sungguh Miris Hati Mendengar nya. Hal ini Menunjukkan Minim nya Keperdulian Pimpinan terhadap bawahannya sebagai Tenaga Kesehatan. Satu kata yang Pantas untuk Kenyataan ini.." Copot dr. Hari Sapna sebagai Kadis Kesehatan ", Teriak Andri S.P di depan Kantor Dinas Kesehatan ( 28 /4 ).
Setelah tidak adanya Tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan atau Sekretaris Dinas Kesehatan maupun Kabid, Aksi Massa pun Berlanjut ke Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker ).
Sesampainya Massa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker ) , ternyata begitu juga.. Kadisnaker atau Sekretaris bahkan Kabid seperti udah " Janjian " untuk tidak ada di Kantor.
Aksi Berikut nya pun Berlanjut ke Dinas Perumahan dan Permukiman Kab Asahan, Namun lagi - lagi Hal yang sama kita Temui dimana Jam Dinas seorangpun tidak ada yang berada di kantor apalagi Berani untuk Menemui Para Pengunjukrasa.
Kami ( KIPPAS ) Merasa Kecewa atas Sikap dari ketiga SKPD tersebut Hal ini Menunjukkan tidak adanya Keinginan Para Pengguna Anggaran ( Kadis ) untuk Mewujudkan Tranfaransi Publik. Ada apa ? Bukankah Pada Prinsip nya , " KALAU BERSIH KENAPA HARUS RISIHH..!! " Ungkap Andri S.P kepada awak media.
Sebelum Membubarkan Diri, Massa Mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Asahan dengan Maksud Meminta Kajari Memberikan Klarifikasi atas Hasil Pemeriksaan Terhadap Kepala Dinas Kesehatan.
Para Pengunjuk Rasa di terima oleh Kasie Intel Kejaksaan Negeri Asahan H.Manurung yang Menjelaskan " Laporan Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan masih dalam Penyelidikan , Harap Rekan - Rekan bisa Memahaminya yang Jelas Anggota Tim Dari Kejaksaan sudah di Bentuk Terkait Laporan Rekan - Rekan . " Terang H. Manurung di Hadapan para Pengunjuk Rasa.
Mendengar Hal tersebut Kordinator Aksi Andri S.P Menyampaikan " nanti nya akan Kembali Mempertanyakan Hasil Pemeriksaan Terhadap Kepala Dinas Kesehatan tersebut ". Jelas Andri S.P sambil berlalu Membubarkan Diri bersama Massa dengan Tertib.
(Alone)

